Perpustakaan Berakreditasi A, SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Tuan Rumah Pelatihan

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Pustakawan SD Muhammadiyah 1 Solo, Sukardi, resmi bertindak sebagai pengajar mentor dalam acara pelatihan kompetensi perpustakaan. Kegiatan nasional ini berlangsung di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo pada Kamis (30/7/2026). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama BBGTK Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Kota Surakarta menggelar acara tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, menunjuk Sukardi secara langsung. Penunjukan itu terjadi karena Sukardi memiliki rekam jejak serta kapabilitas tinggi dalam mengelola perpustakaan. Sebagai pustakawan SD Muhammadiyah 1 Solo sejak 2012, Sukardi siap membagikan ilmu tata kelolanya.
“Perpustakaan harus menjadi jantungnya pendidikan sekolah. Melalui pelatihan ini, kami berharap para tenaga perpustakaan dapat meningkatkan kompetensi, terutama dalam penerapan otomasi dan teknologi informasi,” ujar Sukardi di sela-sela persiapan kegiatan.
Keunggulan Perpustakaan M1 dan Peran Pustakawan
Perpustakaan ini berdiri sejak tahun 1935 dan memiliki deretan prestasi mentereng. Lembaga tersebut telah mengantongi Sertifikat Akreditasi A dari Perpusnas RI. Selain memiliki fasilitas ruang audio visual ber-AC, perpustakaan SD Muhammadiyah 1 Ketelan juga aktif berinovasi. Pengunjung bisa memakai aplikasi digital PerpusKita lewat smartphone serta kartu e-money M1 SmartCard.
Apresiasi Kepala Sekolah untuk Kemajuan Literasi
Kepala Sekolah Sri Sayekti menyambut baik kepercayaan pihak luar yang menjadikan sekolahnya sebagai pusat pelatihan. Langkah strategis ini mampu menguatkan peran perpustakaan sebagai pusat belajar yang nyaman serta adaptif. Kerja keras tim pengelola pelatihan tenaga perpustakaan juga menjadi fondasi kuat untuk meraih prestasi membanggakan.
“Pengalaman ini diharapkan dapat menginspirasi para pustakawan untuk terus berkomitmen memajukan perpustakaan,” ujar Sayekti. Keberhasilan ini semakin mengukuhkan eksistensi pustakawan SD Muhammadiyah 1 Solo dalam kancah pendidikan regional.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Ayma



