Berita

Tingkatkan Kesejahteraan Pegawai, UMS Integrasikan Layanan BPJS dan Kesehatan Mental Dosen UMS

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta memberlakukan regulasi anyar Dana Kesehatan (Dakes) yang mengintegrasikan jaminan BPJS dengan perlindungan kesehatan mental dosen UMS mulai 1 Agustus 2026. Selanjutnya, pimpinan DSDMO UMS memaparkan pembaruan layanan proteksi pegawai ini di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS, Surakarta, Selasa (28/7/2026).

Pihak universitas mewujudkan langkah nyata tersebut melalui peluncuran program Empower UMS. Fasilitas ini menghadirkan ruang pendampingan psikologis aman yang khusus menyasar sivitas akademika. Oleh sebab itu, para pegawai kini dapat mengakses layanan konseling psikologis pegawai secara profesional guna mengatasi tekanan pekerjaan maupun dinamika keluarga.

Selain itu, DSDMO UMS menilai bahwa aktivitas harian di lingkungan akademik sering kali memengaruhi kondisi psikologis para staf. Karena alasan tersebut, ketersediaan layanan kesehatan mental menjadi prioritas utama kampus demi menjaga iklim kerja tetap sehat dan produktif.

“Empower adalah pelayanan dukungan psikologis bagi dosen dan tenaga kependidikan untuk menyediakan akses konseling profesional secara aman. Dengan kondisi mental yang sehat, kita dapat bekerja secara profesional, bertumbuh secara personal, dan berkomunikasi secara profesional,” ujar Kaur Asesmen dan Pembinaan SDM DSDMO UMS, Yunita Ayu Ardhani, S.Psi.

Penguatan Layanan Kesehatan Fisik dan BPJS Kesehatan

Di samping memperkuat kesejahteraan mental tempat kerja, UMS juga melengkapi fasilitas pegawainya melalui pembaruan regulasi Dana Kesehatan (Dakes). Kebijakan baru per 1 Agustus 2026 ini memadukan jaminan kesehatan internal universitas dengan kepesertaan BPJS Kesehatan secara menyeluruh.

Berdasarkan aturan terbaru tersebut, cakupan penerima manfaat Dakes meliputi pegawai tetap, suami atau istri, serta maksimal tiga anak dalam tanggungan. Tak hanya itu, UMS juga menyediakan subsidi rawat inap dan rawat jalan di Rumah Sakit AR Fachruddin serta RSGM UMS.

“Seluruh pegawai kita insyaallah didaftarkan menjadi BPJS Kesehatan. Silakan konfirmasi apabila belum menjadi anggota BPJS supaya layanan ini dapat dimanfaatkan, termasuk untuk keluarga dalam tanggungan,” ujar Perwakilan DSDMO UMS, Agung Siswanto, S.E.

Fondasi Strategis Keberlanjutan Institusi

Sementara itu, komitmen universitas dalam menjaga kesehatan fisik dan mental pegawai berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Langkah ini sekaligus mempertegas peran DSDMO UMS sebagai mitra strategis yang mengutamakan kepuasan serta kenyamanan kerja seluruh civitas academica.

Pada akhirnya, DSDMO UMS meyakini bahwa perhatian terhadap kesehatan mental dosen UMS beserta kesejahteraan keluarganya akan berdampak langsung pada reputasi dan keberlanjutan institusi dalam jangka panjang.

“Kalau kita memberikan layanan yang terbaik, itu akan memberikan kesan terbaik bagi para mitra. Dari situ juga akan berpengaruh terhadap keberlanjutan universitas,” ujar Direktur DSDMO UMS, Ir. Tri Widayatno, S.T., M.Sc., Ph.D.

Kontributor: Fika
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/