Tips Mendidik Anak Berkarakter: Sinergi Orang Tua dan Madrasah Jadi Kunci Utama

PWMJATENG.COM, BOYOLALI — Mendidik generasi cerdas dan berakhlak mulia memerlukan kolaborasi yang erat antara keluarga dan sekolah. Oleh karena itu, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Grinting Nogosari membagikan tips mendidik anak berkarakter melalui seminar parenting pada Sabtu (25/7/2026).
Selain itu, acara ini diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Awwalussanah Tahun Ajaran 2026/2027. Sesuai dengan tema utama, ratusan wali murid, tokoh masyarakat, hingga jajaran pemerintah desa tampak hadir memenuhi lokasi acara.
Sinergi Sekolah dan Keluarga
Pada kesempatan tersebut, Kepala MIM Grinting, Ika Rahmawati, memaparkan berbagai program unggulan madrasah. Selanjutnya, ia menekankan bahwa keberhasilan program sekolah sangat bergantung pada dukungan penuh orang tua di rumah.
“Pendidikan anak harus berlangsung selaras antara lingkungan madrasah dan keluarga. Oleh sebab itu, keselarasan menjadi salah satu tips mendidik anak berkarakter yang paling efektif,” ujar Ika.
Di sisi lain, dukungan serupa juga mengalir dari para tokoh masyarakat setempat. Misalnya, Ketua PRM Tegalgiri, Kasino, mengajak warga menjaga eksistensi madrasah. Sementara itu, Kepala Desa Tegalgiri, Ngateman, mengapresiasi peran MIM Grinting dalam mencetak generasi berakhlak mulia.
Pendidikan Merupakan Investasi Akhirat
Kemudian, Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Boyolali, Pujiono, S.Si., M.M., tampil memberikan materi seminar parenting. Namun, sebelum masuk ke materi utama, ia terlebih dahulu mengajak peserta bernyanyi bersama guna mencairkan suasana.
Setelah itu, Pujiono menegaskan bahwa tips mendidik anak berkarakter berawal dari kesadaran bersama. Pasalnya, pendidikan anak bukan sekadar tugas guru di kelas, melainkan tanggung jawab kolektif.
“Pendidikan merupakan investasi dunia dan akhirat. Maka dari itu, orang tua tidak boleh merasa berat mengeluarkan biaya untuk pendidikan anak-anak,” pangkas Mudir PonpesMu Manafiul Ulum Sambi tersebut.
Bahkan, ia menambahkan bahwa setiap rupiah yang keluar untuk pendidikan bernilai amal jariyah. Dengan demikian, sinergi orang tua dan sekolah dapat mewujudkan lingkungan masyarakat yang religius dan berkemajuan.
Merawat Madrasah, Melanjutkan Risalah
Lebih lanjut, Pujiono mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus membesarkan madrasah tempat anak-anak menimba ilmu.
“Sebab, merawat madrasah sama dengan merawat dakwah dan melanjutkan risalah Rasulullah SAW. Jadi, perjuangan ini bernilai ibadah yang sangat tinggi,” tegasnya.
Pada akhirnya, seluruh peserta mengikuti seminar parenting dengan antusias hingga usai. Oleh karena manfaatnya yang besar, para orang tua berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan di masa mendatang.
Kontributor: Pujiono
Editor: Alafasy



