Pendidikan Seni Tari di Sekolah Islam: Bukti Siswa SMP Mutual Juara Nasional
PWMJATENG.COM, MAGELANG – Dua siswi SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Mecca Carnelian Syam dan Naila Khairunisa, berhasil meraih juara III dalam ajang Lomba Tari Kreasi Nusantara tingkat nasional piala Bupati Magelang, membuktikan bahwa sekolah berbasis agama mampu melahirkan talenta seni berprestasi.
Prestasi ini menjadi bukti nyata sekolah memberikan ruang bagi minat siswa. SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang konsisten menyediakan fasilitas untuk mengembangkan bakat. Mereka memfasilitasi kebutuhan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler tari.
“Ekstrakurikuler tari di sekolah hanya sepekan sekali. Kebanyakan siswa yang memiliki talenta menari biasanya juga bergabung dengan komunitas sanggar. Tentu, sekolah memberikan dukungan penuh, begitu pula dengan orang tua,” ujar Dwi Dedi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Talenta.
Harmonisasi Seni dan Syariat
Pihak sekolah menegaskan bahwa fokus pendidikan seni tari tidak melanggar batasan agama. Kebijakan ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan pendidikan seni tari di sekolah Islam. Mereka tetap memegang teguh kaidah tauhid dalam setiap gerak kreatif.
“Kita selalu mendorong setiap bakat siswa. Yang terpenting, jika siswa-siswi suka menari, kaidah agama tetap dipegang teguh. Misalnya berdandan sewajarnya bagi anak putri dan menutup aurat,” tegas Kepala SMP Mutual, Ahmad Haryanto.
Fokus Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Pendidikan seni tari ini menjadi salah satu bagian dari pengembangan jati diri siswa. Ahmad menambahkan, sekolah saat ini memang berfokus pada persiapan ujian, namun prestasi non-akademik tetap menjadi perhatian penting. Pihaknya meyakini setiap anak memiliki keunikan bakat masing-masing.
“Prestasi akademik kita genjot dengan strategi. Namun, prestasi non-akademik juga kita dukung dan apresiasi. Setiap anak punya caranya sendiri untuk menunjukkan kehebatan dan jati dirinya,” pungkas Ahmad.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Alafasy



