Pahami Sejatine Urip, Kajian Ahad Pagi SD Muhammadiyah Bekonang Juga Gelar Cek Kesehatan Gratis

PWMJATENG.COM, SUKOHARJO — Jamaah tampak memadati Masjid Hisshoh Bilali Kampus 2 dalam agenda Kajian Ahad Pagi SD Muhammadiyah Bekonang, Sukoharjo, Ahad (16/8/2026). Sementara itu, acara yang mengangkat tema Sejatine Urip ini menghadirkan penceramah Ustadz Pujiono, S.Si., S.Pd., MM untuk membedah hakikat tujuan hidup manusia.
Bahkan, sejak pukul 06.00 WIB, warga sekitar dan wali murid terus berdatangan ke lokasi acara. Dalam ceramahnya, Ustadz Pujiono menegaskan bahwa kehidupan duniawi merupakan amanah Allah SWT yang harus berorientasi akhirat. Oleh karena itu, seluruh aktivitas harian seperti pekerjaan, pendidikan, dan keluarga wajib menjadi sarana ibadah.
Sinergi Pendidikan dan Kepedulian Sosial
Selain itu, Kepala SD Muhammadiyah Bekonang, Thoriq Mustaqim, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah yang hadir. Pihak sekolah merancang Kajian Ahad Pagi SD Muhammadiyah Bekonang sebagai ruang silaturahmi yang merekatkan hubungan antara sekolah, pimpinan persyarikatan, dan warga setempat.
Di sisi lain, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bekonang juga hadir mengawal jalannya kegiatan tersebut. Selanjutnya, Ketua PCM Bekonang, Darmadi, S.Pd., menilai sinergi ini membuktikan komitmen sekolah dalam menghidupkan kegiatan keislaman di tengah masyarakat Sukoharjo.
Menariknya, panitia langsung membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jamaah setelah sesi ceramah selesai. Kemudian, tim medis memeriksa kondisi fisik warga secara cuma-cuma sebagai bentuk aksi sosial nyata dari sekolah.
“Pendidikan tidak boleh berhenti di dalam ruang kelas saja,” ujar Thoriq di sela-sela acara. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sekolah ingin tumbuh bersama masyarakat melalui penguatan nilai kepedulian dan keislaman.
Akhirnya, melalui Kajian Ahad Pagi SD Muhammadiyah Bekonang ini, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami makna Sejatine Urip. Sebab, keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani menjadi kunci utama dalam menjalani kehidupan yang penuh berkah.
Kontributor: Pujionomm
Editor: Akmal



