Berita

Gandeng IMM Jateng, ICOS 2026 UMP Siapkan Jalur Publikasi Jurnal Terindeks Sinta 3

PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Indonesia Youth Research Center (IYORC) resmi menggandeng Jurnal Insania UIN Saizu dan Prosiding UMS. Kolaborasi ini bertujuan memfasilitasi penerbitan karya ilmiah para peneliti muda dalam gelaran International Conference on Sustainability (ICOS) 2026 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Langkah strategis tersebut memastikan luaran riset pemuda Indonesia tidak berakhir sebagai draf semata. Sebaliknya, karya mereka akan mendapat pengakuan nasional melalui platform ilmiah yang kredibel pada Agustus mendatang.

Panitia pelaksana membahas skema penerbitan kilat ini secara intensif dalam rapat koordinasi pada Senin malam (22/6/2026). Mereka mengundang jajaran Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah, PC IMM A.K. Anshori, dan PC IMM Banyumas. Pertemuan daring via Zoom Meeting tersebut fokus mematangkan kesiapan teknik agenda internasional di UMP. Secara khusus, panitia membidik artikel riset terbaik untuk masuk ke Jurnal Insania UIN Saizu yang memegang status jurnal terindeks sinta 3, serta Prosiding UMS.

Direktur Utama IYORC, Musyafa Syamil A., S.Pd., menegaskan bahwa ICOS 2026 merancang acara ini melampaui batas formalitas presentasi riset biasa. Pihaknya mengarahkan keluaran forum menjadi instrumen strategis yang memiliki daya tawar tinggi bagi pembuat kebijakan nasional. Langkah penyaluran naskah ke jurnal terindeks sinta 3 menjadi upaya nyata untuk mengesahkan kualitas ilmiah temuan para peneliti muda.

“ICOS 2026 kita siapkan sebagai forum yang berdampak. Hasil kegiatan ini harus mampu menjadi rujukan penelitian dan landasan kebijakan yang bisa dibawa kepada pemerintah,” ujar Musyafa Syamil dalam keterangan resminya.

Strategi Lolos Jurnal Terindeks Sinta 3

Panitia pelaksana mengingatkan bahwa akselerasi publikasi ilmiah ini membutuhkan persiapan dokumen yang sangat disiplin. Sekretaris Jenderal IYORC, Radite Ranggi Ananta, S.Geo., menilai manajemen waktu pengiriman naskah menjadi faktor penentu kelulusan artikel. Oleh karena itu, pihaknya mempercepat pengumuman skema jurnal agar pemuda memiliki waktu luang untuk menyempurnakan naskah akademik mereka.

Menurut Radite, percepatan publikasi sangat penting agar peserta memiliki waktu cukup untuk menyiapkan abstrak, naskah, dan kebutuhan administratif. Skema ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa gagasan pemuda mampu menembus standardisasi jurnal terindeks sinta 3. “Forum ini harus menjadi ruang kaderisasi akademik. Kader muda perlu hadir, menulis, berdiskusi, dan membuktikan bahwa gagasan mereka bisa berkontribusi dalam percakapan ilmiah internasional,” ungkap Radite.

Target Partisipasi Kader IMM

Organisasi kepemudaan menyambut positif dukungan terhadap standardisasi luaran ilmiah ini. Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, Nia Nur Pratiwi, S.Pd., M.M., menargetkan pasokan naskah berkualitas dari basis kader IMM mencapai 30 hingga 50 persen dari total peserta. Kehadiran ruang publikasi ilmiah yang jelas menjadi stimulus kuat bagi kader untuk aktif memproduksi karya riset terbaik.

Guna memaksimalkan interaksi akademik, Direktur Program IYORC, M. Ichsan Al-Fauzi, S.Pd., menambahkan bahwa panitia menerapkan sistem ruang tematik (break room). Sistem berbasis topik riset ini akan berjalan pada pelaksanaan konferensi kelak. Pengaturan tersebut memastikan para peneliti dapat mempertahankan argumen tulisan di hadapan panelis yang sebidang. “Pembagian break room per topik akan membuat forum lebih efektif. Peserta tidak hanya hadir sebagai pendengar, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi akademik yang sesuai dengan bidang kajiannya,” jelas Ichsan.

Forum ICOS 2026 sendiri akan berlangsung secara hybrid selama satu hari penuh pada Ahad, 9 Agustus 2026. Acara bertempat di Aula Syamsuhadi Lantai 10 UMP, sementara tahapan sterilisasi teknis dimulai sejak 8 Agustus 2026. Selain mengandalkan kontribusi domestik, panitia terus membuka peluang keterlibatan global. Mereka merangkul delegasi peneliti non-Warga Negara Indonesia (WNI) untuk memperkaya khazanah diskusi.

Kontributor: Radite Ranggi Ananta
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777