Berita

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Prioritaskan Wilayah 3T dalam Perluasan Revitalisasi Sekolah 2026

PWMJATENG.COMJAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan. Kementerian kini tengah menyiapkan perluasan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada tahun anggaran mendatang. Langkah besar ini fokus menyasar daerah pinggiran yang selama ini minim fasilitas.

Kebijakan strategis tersebut mengacu langsung pada instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat infrastruktur pendidikan nasional. Pemerintah berkomitmen penuh agar seluruh anak bangsa mendapatkan hak belajar yang setara. Oleh karena itu, program revitalisasi sekolah 2026 akan memprioritaskan sekolah rusak berat serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Insyaallah akan ada tambahan sekitar 60 ribu satuan pendidikan,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti di Istana Negara, Jakarta.

Melalui skema perluasan tersebut, target total pengerjaan fisik kini melonjak tajam menjadi 71.744 sekolah di seluruh Indonesia. Lonjakan sasaran ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan ruang kelas yang tidak layak pakai secara bertahap.

Skema Pembahasan Anggaran Tambahan

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, memberikan rincian data terkait kesiapan ruang fiskal proyek tersebut. Menurutnya, pemerintah pada awalnya mengalokasikan dana sebesar Rp13,4 triliun khusus untuk 11.744 satuan pendidikan.

“Target 71.744 merupakan target baru, meningkat dari target awal,” jelas Suharti saat memberikan keterangan pers di Jakarta.

Pemerintah saat ini sedang mempercepat proses pembahasan serta penganggaran untuk tambahan 60 ribu sekolah. Komunikasi intensif antarlembaga terus berjalan agar persetujuan anggaran tambahan tersebut segera selesai. Selain menyasar wilayah 3T, bantuan darurat ini juga menyasar sekolah yang memerlukan rehabilitasi pascabencana alam.

Fondasi Sukses Capaian Tahun Lalu

Keputusan berani untuk melipatgandakan target ini bertumpu pada catatan performa positif kementerian pada periode sebelumnya. Sepanjang tahun 2025, kementerian berhasil menuntaskan pengerjaan fisik 100 persen untuk 16.167 sekolah. Keberhasilan mutlak tersebut menggunakan dukungan anggaran total senilai Rp16,9 triliun.

Evaluasi sukses itulah yang membuat pemerintah optimistis menyongsong pelaksanaan proyek jilid terbaru. Revitalisasi fisik bangunan sekolah terbukti efektif mendongkrak kenyamanan ruang kelas. Kehadiran sarana yang aman tentu akan membuat proses belajar mengajar menjadi jauh lebih interaktif.

Melalui keberlanjutan program revitalisasi sekolah 2026, kementerian optimistis mampu mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Pemerintah berkomitmen menghadirkan keadilan sosial melalui pembenahan fasilitas sekolah di pelosok nusantara. Momentum ini menjadi pijakan utama untuk membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

Kontributor: Grecea Catlyn
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/slot gacorhttps://akperstg.ac.id/https://fisip.uisu.ac.id/https://lppm.isi-ska.ac.id/
https://hormon-osteoporosezentrum.de/judi bolahttps://saopaulodeolivenca.am.gov.br/slot gacorzonawin777zonawin777Pkv games