Bukan Kaleng-kaleng, Prospek Kerja Teknik Otomotif Kampus Ini Diuji Langsung oleh Asesor Nasional!
PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Tim asesor nasional LAMDIK terjun langsung memeriksa fasilitas Teaching Factory dan bengkel modern milik Prodi Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr), Rabu (10/6/2026). Inspeksi ketat dalam rangka Asesmen Lapangan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan kampus dalam melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global di industri.
Kehadiran tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) menjadi momentum penting bagi kampus ini. Mereka datang untuk memvalidasi kualitas pendidikan sekaligus melihat langsung kesiapan program studi dalam mencetak lulusan terampil. Pihak kampus berkomitmen penuh untuk terus memperkuat budaya mutu secara berkelanjutan.
Rektor UMPwr, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan asesmen ini. Beliau menekankan pentingnya kerja keras kolektif demi memajukan institusi.
“Semangat kebersamaan dan kerja sama yang telah terbangun dapat mengantarkan Prodi PTO menjadi salah satu program studi terbaik dan unggulan di lingkungan UMPwr maupun di tingkat nasional,” ujar Dr. Teguh Wibowo, M.Pd.
Fasilitas Mewah Penunjang Karir Mahasiswa
Selama proses asesmen, tim asesor tidak hanya memeriksa berkas di atas meja. Mereka bergerak meninjau langsung berbagai fasilitas penunjang pembelajaran yang dimiliki program studi. Asesor menginspeksi Laboratorium Otomotif, Laboratorium Mikro Teaching, ruang perkuliahan, hingga bengkel praktik.
Fokus utama peninjauan ini tertuju pada fasilitas Teaching Factory (TEFA). Model pembelajaran berbasis industri ini dirancang agar mahasiswa memiliki keahlian praktis yang relevan dengan kebutuhan pasar. Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dapat mensimulasikan lingkungan kerja nyata sejak bangku kuliah. Kunjungan fisik ini bertujuan memastikan kesesuaian antara data laporan dengan kondisi riil di lapangan.
Ketua BPH UMPwr, H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I., menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi ini bermuara pada kualitas lulusan. Kampus ingin memastikan setiap layanan akademik berjalan sesuai standar mutu tertinggi.
“Proses ini tidak hanya bertujuan memperoleh hasil akreditasi yang baik, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan bahwa seluruh layanan akademik berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan. Kami berharap asesmen lapangan dapat menjadi tolok ukur kemajuan Prodi PTO dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing,” ujar H. Sartu Ali Muhsin, S.Pd.I.
Validasi Industri dan Kepuasan Pengguna Lulusan
Guna memperkuat penilaian, tim asesor yang terdiri atas Dr. Muhammad Cholik, M.Pd. dan Dr. Ir. Yasdin, M.Pd., M.Sc., IPM., ASEAN Eng. juga menggelar sesi wawancara khusus. Mereka menggali informasi mendalam dari para pemangku kepentingan (stakeholder).
Asesor mengundang pengguna lulusan, mitra kerja sama, alumni, hingga mahasiswa aktif untuk berdiskusi. Pertemuan ini berhasil memotret relevansi kurikulum dengan dinamika dunia industri otomotif saat ini. Hasil diskusi tersebut mengonfirmasi bahwa penyerapan tenaga kerja dari kampus ini memiliki catatan yang sangat positif.
Rangkaian asesmen lapangan LAMDIK ini akhirnya menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Purworejo. Melalui standarisasi ini, universitas memastikan prodi mereka tetap bermutu dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kampus berharap hasil asesmen ini semakin mengukuhkan posisi prodi sebagai lembaga pendidikan yang inovatif dan terpercaya.
Kontributor: Akhmad Maulidin
Editor: Alafasy


