Berita

Fun Cooking Class SMK Muhammadiyah Kedungwuni Ajak Murid SD Belajar Memasak Sejak Dini

PWMJATENG.COM, KEDUNGWUNI – SMK Muhammadiyah Kedungwuni sukses menggelar kegiatan edukatif yang penuh keceriaan bertajuk Fun Cooking Class SMK Muhammadiyah Kedungwuni, Selasa (9/6/2026) pagi. Agenda kreatif di ruang praktik kuliner sekolah ini melibatkan puluhan murid dari SDN 01 Pakisputih sebagai peserta utama.

Sejak pukul 08.00 WIB, suasana dapur profesional sekolah kejuruan tersebut mendadak riuh oleh tawa renyah anak-anak. Langkah ini sengaja guru rancang untuk mengenalkan dunia kuliner kepada anak-anak melalui metode yang aman, interaktif, dan menyenangkan.

Melatih Motorik dan Kreativitas Anak

Lebih dari sekadar mengolah makanan, kelas memasak ini membawa misi penting bagi tumbuh kembang anak usia dasar. Aktivitas belajar memasak sejak dini mampu merangsang motorik halus anak secara optimal melalui gerakan memotong lembut, mencampur, hingga menghias hidangan.

Oleh karena itu, Kepala SMK Muhammadiyah Kedungwuni menyebut agenda ini sebagai bentuk nyata pengabdian sekolah terhadap lingkungan sekitar. Pihak lembaga ingin memberikan kontribusi konkret dalam dunia edukasi kuliner anak SD.

“Kami merancang kegiatan ini khusus untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas anak-anak sejak usia dini,” ujarnya di sela-sela memantau keseruan acara.

Selain itu, pihak manajemen sekolah mengaku sangat bangga melihat antusiasme yang luar biasa dari para siswa SDN 01 Pakisputih. Langkah kecil ini mereka harapkan dapat memicu minat bakat baru anak-anak di bidang gastronomi.

Pengenalan Fasilitas Dapur Profesional

Melalui ruang belajar ini, para murid sekolah dasar mendapatkan pengalaman unik yang jarang mereka temui di ruang kelas reguler. Anak-anak bisa memahami dasar-dasar kebersihan dapur, mengenali berbagai peralatan masak modern, serta mempelajari cara menjaga higienitas bahan pangan.

Di sisi lain, ajang ini juga menjadi sarana promosi yang elegan bagi pihak sekolah kejuruan. Manajemen dapat memamerkan kualitas fasilitas kuliner SMK yang sudah memenuhi standar industri kepada masyarakat luas di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.

Dengan demikian, pihak sekolah ingin membuktikan bahwa belajar memasak bukan lagi aktivitas dapur yang membosankan. Melalui manajemen yang tepat, dunia kuliner bisa menjelma menjadi ruang belajar yang penuh dengan asupan ilmu dan manfaat praktis kehidupan.

Siswa SMK Jadi Mentor Komunikasi

Menariknya, dampak positif dari bergulirnya acara ini ternyata tidak hanya menyasar para peserta cilik. SMK Muhammadiyah Kedungwuni juga memanfaatkan momentum ini untuk mengasah keahlian personal para siswa internal mereka.

Oleh sebab itu, sekolah menerjunkan langsung beberapa siswa jurusan kuliner untuk bertindak sebagai mentor pendamping adik-adik kelas. Tugas ini secara otomatis melatih kemampuan komunikasi, kesabaran, serta jiwa kepemimpinan mereka dalam membagikan ilmu memasak.

Selanjutnya, acara yang berlangsung selama dua jam ini berakhir gembira saat para siswa SD membawa pulang hasil masakan karya mereka sendiri. Rona bangga terpancar jelas dari wajah anak-anak saat menunjukkan kotak bekal buatan mereka kepada orang tua.

Pada akhirnya, aktivitas Fun Cooking Class SMK Muhammadiyah Kedungwuni ini sukses mempererat tali silaturahmi antar-lembaga pendidikan sekaligus menaikkan citra positif sekolah di mata publik.

Kontributor: Imam
Editro: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *