Berita

Khidmat! Kelulusan SMP Muhammadiyah Keling 2026 Diwarnai Doa Bersama untuk Kepala Sekolah yang Naik Haji

PWMJATENG.COMJEPARA – Acara kelulusan SMP Muhammadiyah Keling 2026 angkatan kelas IX berlangsung penuh khidmat dan kehangatan pada Jumat (5/6/2026). Prosesi pelepasan 17 siswa kali ini tidak sekadar menjadi seremonial akhir masa belajar, melainkan juga momentum penting penguatan nilai karakter demi menghadapi tantangan pendidikan tinggi.

Aula Serbaguna SMP Muhammadiyah Keling menjadi saksi berkumpulnya para tokoh penting daerah. Acara tersebut dihadiri oleh unsur Majelis Dikdasmen PCM Keling Hadi Prawito dan Juwadi, Ketua PCA Keling Endang Puji Rahayu, hingga perwakilan wali murid.

Doa untuk Kepala Sekolah di Tanah Suci

Di tengah kemeriahan acara, terselip sebuah momen religius yang menyentuh hati seluruh hadirin. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Ida Suryani, menjelaskan alasan ketidakhadiran Kepala SMP Muhammadiyah Keling, Sri Eryatiningsih, di atas panggung.

Saat ini, Sri Eryatiningsih sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah bersama suaminya, Azhar Cholid. Ketidakhadiran fisik sang kepala sekolah digantikan oleh untaian pesan hangat yang dititipkan melalui panitia acara.

“Ibu Kepala Sekolah menitipkan salam takzim serta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wali murid,” ujar Ida Suryani tulus.

Mendengar kabar tersebut, seluruh hadirin spontan menundukkan kepala untuk menggelar doa bersama. Suasana aula seketika berubah syahdu saat para orang tua murid mengaminkan harapan agar ibadah haji sang kepala sekolah berjalan lancar penuh keberkahan.

Apresiasi untuk Siswa Berprestasi

Meski melepas jumlah lulusan yang tergolong ramping, agenda wisuda SMP di Jepara ini tetap berlangsung semarak. Satu per satu pelajar melangkah bangga ke atas panggung untuk menerima samir wisuda serta sertifikat kelulusan.

Pihak panitia juga memberikan panggung penghormatan khusus bagi siswa berprestasi SMP Muhammadiyah. Sekolah mengumumkan nama Rama, Dila, dan Khalida sebagai peraih peringkat paralel terbaik satu hingga tiga.

Sementara itu, penghargaan Harapan satu hingga tiga jatuh kepada Merlisa, Arum, dan Azam. Balutan jas formal dan kebaya batik khas Jawa Tengah membuat penampilan para tunas muda ini tampak anggun dan berwibawa.

Ida Suryani menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepercayaan besar para wali murid selama tiga tahun ini. Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan anak-anak adalah penanaman moral yang kokoh sejak dini.

Benteng Karakter Akhlakul Karimah

Menjelang akhir sesi, para lulusan menerima pembekalan penting untuk melanjutkan studi ke tingkat SMA maupun SMK. Pihak sekolah mengingatkan bahwa kelulusan ini merupakan pintu gerbang menuju kompetisi dunia luar yang lebih menantang.

Perwakilan Majelis Dikdasmen PCM Keling, Juwadi, berpesan agar alumni sekolah tetap menjaga identitas keislaman mereka. Penanaman nilai karakter akhlakul karimah selama sekolah harus menjadi kompas moral utama siswa.

Sikap santun dan integritas tinggi dinilai akan menjadi benteng utama para alumni dari pengaruh negatif lingkungan luar. Sektor moralitas inilah yang menjadi keunggulan utama dalam berita pendidikan Jepara.

“Kami berharap 17 siswa yang lulus hari ini tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai akhlakul karimah,” pungkas Ida Suryani menutup agenda kelulusan SMP Muhammadiyah Keling 2026 dengan optimistis.

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *