Bukan Sekadar Lomba, Ide Inovasi Teknologi Mahasiswa di UMP Ini Bikin Warga Terpukau
PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Warga Purwokerto terpukau melihat langsung prototipe teknologi masa depan karya mahasiswa dari 13 provinsi. Mereka memamerkan karya tersebut dalam ajang ChEACo 2026 di UMP Tower, Ahad (17/5/2026).
Wadah Inovasi Generasi Muda
Kegiatan ini menjadi agenda unggulan dalam kompetisi nasional ChEACo 2026. Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) UMP mengusung tema “Generasi Muda Inovatif sebagai Fondasi Teknologi Berkelanjutan di Era Industri 5.0”. Wakil Dekan III Fakultas Teknik dan Sains UMP, Abid Yanuar Badharudin, membuka ajang ini secara resmi. Ia menyambut para inovator muda dari seluruh pelosok tanah air.
Berbeda dengan lomba karya tulis biasa, kategori mahasiswa kali ini menampilkan pameran teknologi terapan. Para finalis tidak sekadar mempresentasikan gagasan di atas kertas. Mereka mendemonstrasikan langsung prototipe dan produk riset di depan dewan juri serta pengunjung umum.
Sinta Fatimah Azahro, Ketua Pelaksana ChEACo 2026, menjelaskan alasan pemilihan format pameran ini. “Kami menghadirkan Chemical Engineering Annual Competition 2026 untuk memfasilitasi potensi, kreativitas, dan inovasi generasi muda di bidang teknologi,” ujar Sinta. Ia berharap ajang ini melahirkan solusi konkret bagi tantangan industri masa depan.
Antusiasme Masyarakat terhadap Solusi Teknologi
Pameran ini menarik perhatian publik sejak siang hari. Pengunjung antusias mengamati beragam inovasi teknologi untuk masyarakat. Karya tersebut mencakup teknologi pangan, energi terbarukan, hingga sistem pengelolaan limbah. Panitia mencatat 166 kupon kunjungan terserap oleh warga yang ingin melihat langsung karya cerdas tersebut.
Interaksi antara mahasiswa dan masyarakat semakin erat melalui kategori Stand Inovasi Terfavorit. Masyarakat kini berperan aktif menentukan karya paling berdampak bagi kehidupan mereka.
Marcell Khosuma, Ketua Tim Universitas Diponegoro, meraih Juara I dalam ajang ini. Ia mengaku mendapat pengalaman berharga dari kompetisi tersebut. “ChEACo 2026 menjadi wadah luar biasa bagi kami untuk belajar, bertukar ide, dan mengembangkan inovasi bersama mahasiswa dari berbagai daerah,” ungkap Marcell.
Tim Universitas Teknologi Bandung juga meraih gelar Stand Inovasi Terfavorit. Apresiasi langsung dari pengunjung memacu mereka untuk terus memproduksi teknologi bermanfaat bagi khalayak luas. Keberhasilan ajang ini menegaskan komitmen UMP dalam membangun ekosistem riset yang solutif bagi pembangunan bangsa.
Kontributor: Cahyudi
Editor: Alafasy



