Bikin Bangga! 19 Siswa MIM Besani Wonosobo Lulus Munaqosyah 100 Persen, Ternyata Ini Kuncinya di Rumah
PWMJATENG.COM, WONOSOBO – Komitmen dan kerja sama solid antara guru dan orang tua sukses mengantarkan 19 siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Besani, Leksono, Wonosobo, lulus munaqosyah tahfidz 100 persen pada Sabtu (23/5/2026) di Masjid Al-Mujahidin Serayu. Pihak madrasah menegaskan bahwa pola pengawasan intensif serta konsistensi menjaga hafalan di rumah menjadi faktor penentu utama di balik keberhasilan gemilang generasi Qurani ini.
Sebelum mencapai titik keberhasilan ini, para siswa telah melewati serangkaian tahapan ujian yang sangat ketat. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai dengan ujian Pra-Tasmi’ yang berlangsung pada Rabu hingga Kamis (23–24/4/2026) di gedung MIM Besani. Setelah itu, perjuangan mereka berlanjut pada ujian Pra-Munaqosyah pada Sabtu (16/5/2026) yang bertempat di Masjid Al-Mujahidin.
Sinergi Guru dan Wali Murid
Kepala MIM Besani, Eni Murtofiah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian gemilang anak didiknya tersebut. Selain itu, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para wali murid yang konsisten mengawal proses belajar anak-anak. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh keluarga di rumah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak/Ibu semua atas doa, restu, dan dukungan penuhnya kepada kami serta anak-anak,” ujar Eni Murtofiah dalam keterangan tertulisnya.
Lebih lanjut, Eni berharap agar kontribusi tulus dari orang tua ini mendatangkan keberkahan. “Semoga Allah membalas segala kebaikan dengan balasan yang lebih baik dan keberkahan yang berlimpah,” tambahnya.
Tantangan Murojaah di Rumah
Meskipun mencatat kelulusan sempurna, pihak madrasah mengingatkan bahwa perjuangan para siswa belum usai. Kelulusan ujian munaqosyah ini sebenarnya merupakan jembatan menuju fase krusial berikutnya. Fase akhir tersebut menuntut kematangan hafalan secara terbuka di hadapan khalayak umum. Oleh karena itu, pihak pengelola madrasah mengimbau orang tua agar tidak lengah.
Orang tua wajib tetap konsisten memantau jalannya murojaah di rumah agar hafalan anak tidak pudar. “Bapak/Ibu, meskipun Ananda telah dinyatakan lulus munaqosyah, kami mohon di rumah tetap dipantau muroja’ahnya,” tegas Eni Murtofiah.
Imbauan ini bukan tanpa alasan, sebab para siswa masih harus melewati satu tahapan berat lagi. “Karena setelah ini Ananda masih memiliki satu tahapan lagi, yaitu uji publik atau imtihan,” lanjutnya.
Melalui sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua, pihak madrasah optimistis para siswa dapat tampil percaya diri. Pihak sekolah sendiri menetapkan agenda puncak Khotmil dan Imtihan (Uji Publik) berlangsung pada 20 Juni 2026 mendatang di MIM Besani.
Kontributor: Eni
Editor: Alafasy



