Edukasi Lingkungan Anak Usia Dini: Serunya Siswa TK Aisyiyah 09 Jepara Menanam di Galon Bekas

PWMJATENG.COM, JEPARA – TK Aisyiyah 09 Jepara menggelar kegiatan pembelajaran menanam bunga yang melibatkan seluruh peserta didik dengan antusias tinggi. Kepala Sekolah, Enayanti, S.Pd., memimpin langsung kegiatan ini di komplek Masjid Baitul Muttaqin Blimbingrejo, Jepara. Program ini menjadi sarana efektif untuk mengenalkan edukasi lingkungan anak usia dini melalui praktik langsung yang menyenangkan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program parenting yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026. Sebelumnya, orang tua dan anak berkolaborasi melukis galon bekas untuk menjadi pot bunga cantik. Kini, anak-anak menggunakan pot hasil karya sendiri tersebut untuk belajar menanam tanaman secara mandiri.
Proses Menanam dan Pemanfaatan Barang Bekas
Anak-anak menjalani proses pembelajaran secara bertahap, mulai dari memasukkan tanah hingga menyiram bibit tanaman. Guru mendampingi setiap langkah agar siswa memahami cara merawat makhluk hidup dengan benar. Melalui pemanfaatan galon bekas, sekolah mengenalkan konsep daur ulang sejak dini kepada para siswa.
Langkah ini membuktikan bahwa barang bekas tetap memiliki nilai guna jika kita olah dengan kreatif. Selain mengurangi sampah, kegiatan ini menanamkan sikap peduli lingkungan pada sanubari anak. Alhasil, siswa terbiasa berpikir inovatif dalam memanfaatkan benda-benda di sekitar mereka.
Optimalisasi Enam Aspek Perkembangan Anak
Aktivitas menanam ini memberikan banyak manfaat nyata bagi tumbuh kembang peserta didik. Sekolah fokus mengoptimalkan enam aspek perkembangan utama melalui satu kegiatan terpadu ini. Berikut adalah rincian aspek yang berkembang:
-
Nilai Agama dan Moral: Anak belajar bersyukur atas ciptaan Allah dan memegang amanah dalam merawat tanaman.
-
Fisik Motorik: Gerakan menanam melatih koordinasi tangan serta kekuatan otot motorik halus dan kasar.
-
Kognitif: Siswa memahami proses pertumbuhan alami dan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap lingkungan.
-
Bahasa: Interaksi selama kegiatan memperkaya kosakata dan melatih kemampuan berkomunikasi anak.
-
Sosial Emosional: Kegiatan ini melatih kesabaran, tanggung jawab, serta kerja sama antar teman.
-
Seni: Kreativitas anak terasah saat menata tanaman agar terlihat estetis di dalam pot lukis mereka.
Membentuk Karakter Melalui Ketekunan Proses
Pihak sekolah menekankan bahwa proses jauh lebih penting daripada sekadar hasil akhir tanaman yang tumbuh. Anak-anak belajar bahwa setiap pencapaian membutuhkan usaha, tahapan, dan kesabaran yang konsisten. Oleh sebab itu, pengalaman berharga ini membentuk karakter tekun dan rasa cinta terhadap alam.
Enayanti berharap pengalaman nyata ini membekas dalam ingatan dan perkembangan siswa di masa depan. Visi sekolah tetap konsisten untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman. Dengan demikian, edukasi lingkungan anak usia dini menjadi bekal berharga bagi generasi mendatang.
Kontributor: Riza Umami
Editor: Al-Afasy



