Berita

Wujudkan Masjid Berkemajuan, Masjid Nur Hidayah Tanjung Santuni Yatim dan Santri TPQ

PWMJATENG.COM, Banyumas – Masjid Nur Hidayah (MNH) Tanjung, Purwokerto Selatan, terus menguatkan peran masjid sebagai pusat solusi umat. Melalui rangkaian Amaliah Ramadhan 1447 H, takmir masjid menyalurkan santunan kepada anak yatim dan santri TPQ sebagai bentuk kepedulian sosial berbasis masjid.

Kegiatan yang berlangsung di Jl. Pahlawan Gang IX, Kelurahan Tanjung, ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan masjid yang mencerahkan sekaligus membahagiakan jamaah.

Dalam program tersebut, takmir MNH menyalurkan paket santunan dan bantuan logistik kepada anak yatim dan santri TPQ yang selama ini aktif mengikuti kegiatan di Masjid Nur Hidayah.

Ketua Takmir Masjid Nur Hidayah, Umar, S.Pd, menegaskan bahwa fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus hadir menjawab kebutuhan sosial masyarakat.

“Perhatian khusus kami berikan kepada anak-anak yatim. Kami ingin masjid menjadi tempat yang menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian, sehingga mereka tidak merasa sendiri,” ujar Umar.

Ia menambahkan bahwa santunan tersebut diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat di bulan suci Ramadhan.

Selain anak yatim, para santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) juga menjadi perhatian takmir masjid.

“Santri TPQ adalah generasi penerus yang akan melanjutkan estafet dakwah. Menjaga semangat mereka dalam belajar Al-Qur’an merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tanjung. Perwakilan PRM Tanjung, Cartiman, Amd, menyampaikan bahwa program sosial yang digerakkan di tingkat ranting merupakan bentuk nyata pelayanan Muhammadiyah kepada masyarakat.

“Ranting itu penting karena di sinilah pelayanan langsung kepada jamaah terjadi. Program di Masjid Nur Hidayah menunjukkan bagaimana ranting mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Cartiman.

Menurutnya, kemajuan Muhammadiyah tidak hanya diukur dari organisasi yang besar, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.

“Masjid harus menjadi solusi. Jika jamaah memiliki persoalan, masjid menjadi tempat pertama untuk mencari jalan keluar,” imbuhnya.

Program santunan ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat berbasis masjid yang terus dikembangkan oleh takmir MNH Tanjung.

Salah satu penerima manfaat, Dwi Hantoro, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak masjid.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian takmir masjid. Kehadiran program seperti ini membuat kami merasakan bahwa masjid benar-benar hadir untuk jamaah,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Masjid Nur Hidayah Tanjung menunjukkan bahwa masjid yang dikelola secara aktif dan progresif mampu menjadi pusat pemberdayaan umat—mencerahkan melalui ilmu serta membahagiakan melalui aksi sosial yang nyata.

Kontributor: Agus Salim
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://simseam.ft.uns.ac.id/https://sipil.ft.uns.ac.id/slot gacorhttps://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777