Tarawih Bersama PDM Kota Surakarta Perkuat Silaturahmi dan Dakwah Muhammadiyah

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menggelar Tarawih Bersama dan Pengajian Refreshing pada Jumat, 13 Maret 2026, di Masjid Balai Muhammadiyah Surakarta, Jalan Teuku Umar No. 5, Keprabon, Solo.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB itu menghadirkan Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. H. Apt. Muhammad Da’i, M.Si., sebagai pembicara. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan materi bertema “Iman yang Membumi: Menjadikan Tauhid sebagai Energi Utama dalam Bermuhammadiyah dan Melayani Umat.”
Prof. Muhammad Da’i menjelaskan pentingnya tauhid sebagai dasar gerakan dakwah Muhammadiyah. Ia mendasarkan penjelasannya pada Surah Ibrahim ayat 24–26 tentang perumpamaan pohon yang baik, berakar kuat, dan bercabang menjulang tinggi.
Menurutnya, iman yang kuat akan melahirkan amal saleh yang berkelanjutan dalam gerakan dakwah Muhammadiyah. Ia menegaskan, persyarikatan yang dirawat dengan baik akan melahirkan pengajian yang hidup, amal usaha yang berkembang, dan kader-kader muda yang potensial.
“Kalau Muhammadiyah dirawat dengan baik, akarnya terpancang dengan kuat, maka cabangnya akan menjulang dan menghasilkan amalan yang luar biasa. Pengajian di cabang dan ranting serta amal usaha akan hidup,” ujarnya.
Masjid Muhammadiyah Harus Menjadi Pusat Solusi
Dalam pengajiannya, Prof. Muhammad Da’i juga menekankan pentingnya peran masjid Muhammadiyah sebagai pusat solusi bagi persoalan umat. Menurutnya, masjid tidak cukup hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus dimakmurkan dengan kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menyebut, di Kota Surakarta terdapat sekitar 153 masjid Muhammadiyah yang menjadi bagian penting dalam menggerakkan dakwah persyarikatan. Karena itu, seluruh elemen Muhammadiyah perlu menjaga agar masjid tetap hidup dengan aktivitas yang bermanfaat bagi umat.
“Tauhid yang benar tentu akan menghasilkan iman yang benar. Iman yang benar pastilah akan menggerakkan amal saleh kita. Oleh karena itu, mari kita jaga iman dan kita wujudkan dalam amal serta dakwah Muhammadiyah dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Sarana Menyegarkan Semangat Berkhidmat
Sementara itu, mewakili Ketua PDM Kota Surakarta, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Kota Surakarta, Dr. Suyanto, S.Ag., M.Pd., mengatakan kegiatan tarawih bersama dan pengajian refreshing menjadi sarana refleksi sekaligus penyegaran semangat bagi pimpinan Muhammadiyah.
Menurutnya, kegiatan tersebut penting agar para pimpinan tetap memiliki energi ideologis dan semangat berkhidmat dalam menjalankan amanah dakwah serta pelayanan kepada umat.
“Kita berhenti sejenak, kita rehat, dan mengatur stamina untuk menyegarkan kembali ideologi Muhammadiyah. Kita merefresh semangat dalam berkhidmat di Muhammadiyah agar semakin bersemangat, bergembira, dan tetap berjalan sesuai visi dan misi persyarikatan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti berbagai unsur pimpinan dan amal usaha Muhammadiyah se-Kota Surakarta. Peserta meliputi anggota PDM, majelis dan lembaga PDM, pimpinan harian PDM, perwakilan organisasi otonom tingkat daerah, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah, serta pimpinan cabang Aisyiyah se-Solo.
Kontributor: Aryanto
Editor: Al-Afasy



