Ratusan Siswa SMP Mutual Magelang Ikuti Program Damaskus Ramadan di Desa

PWMJATENG.COM, MAGELANG — Sebanyak 420 siswa SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang diterjunkan ke masyarakat melalui Program Damaskus selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 5–7 Maret 2026.
Program Damaskus (Pendidikan Akhlak Kemandirian dalam Kehidupan Sederhana di Desa) dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Tembarak, Temanggung untuk siswa fullday dan Srumbung, Magelang untuk siswa boarding.
Kegiatan ini melibatkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), serta Angkatan Muda Muhammadiyah setempat.
Belajar Hidup Bersama Masyarakat
Selama kegiatan berlangsung, para siswa membaur dengan kehidupan masyarakat desa. Mereka mengikuti berbagai aktivitas keagamaan seperti salat berjamaah, tarawih, dan tadarus Al-Qur’an di masjid.
Para siswa juga tinggal di rumah warga dengan pembagian sekitar tujuh siswa di setiap rumah. Selama tinggal bersama warga, mereka mengikuti aktivitas sehari-hari tuan rumah, termasuk membantu pekerjaan rumah.
Tidak hanya itu, para siswa juga diajak ke sawah untuk mengenal aktivitas masyarakat desa secara langsung.
Ketua Panitia kegiatan, Iqbal Wijdani, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa dalam membangun ketangguhan diri.
“Mereka adalah anak-anak kota yang jarang berinteraksi langsung dengan masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mereka belajar hidup sederhana dan membangun kemandirian,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk karakter siswa menjadi generasi yang tangguh dan selalu bersyukur.
Menumbuhkan Empati Sosial
Selain belajar hidup sederhana, para siswa juga diajak menumbuhkan rasa empati melalui kegiatan sosial.
Dalam program ini terdapat kegiatan bakti sosial seperti kerja bakti membersihkan masjid serta pentasyarufan sembako yang berasal dari pengumpulan zakat fitrah dan program sedekah.
Kepala SMP Mutual Kota Magelang, Ahmad Haryanto, mengatakan bahwa kegiatan serupa sebenarnya rutin dilaksanakan setiap tahun, meskipun nama programnya dapat berubah.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membangun karakter siswa sekaligus memperkuat nilai sosial.
“Ada siswa yang belajar merumput bersama tuan rumah, ada juga yang ikut berladang. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Bahkan beberapa siswa merasa tiga hari kegiatan masih kurang.
“Ini seperti laboratorium nyata bagi anak-anak untuk belajar kehidupan secara langsung,” tambahnya.
Salah satu siswa SMP Mutual, Ayub, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena bisa mendapatkan pengalaman baru.
“Saya belajar membantu pekerjaan rumah seperti mengepel dan menyapu. Biasanya di rumah jarang melakukan itu. Alhamdulillah senang dan punya pengalaman yang berkesan,” ujarnya.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Al-Afasy



