Berita

Dien Nurmarina Malik Fadjar: Growth Mindset Adalah Fondasi Pembelajaran Ekoteologi

PWMJATENG.COM, MAKASSAR – Majelis PAUD, Dasar, dan Menengah Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan sukses menggelar workshop strategis bertajuk “Integrasi Ekoteologi ke dalam Kurikulum PAUD ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah”. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Makassar Government Centre (MGC), Rabu (11/2), ini bertujuan membekali para pendidik dengan strategi implementasi nilai lingkungan berbasis spiritualitas.

Workshop ini diikuti oleh 160 peserta yang mewakili satuan pendidikan mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMA sederajat dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Hadir sebagai pemateri utama, Dien Nurmarina Malik Fadjar, menekankan bahwa keberhasilan integrasi ekoteologi sangat bergantung pada growth mindset atau pola pikir berkembang dari para pendidik. Menurutnya, guru yang memiliki pola pikir ini akan lebih adaptif, inovatif, dan kreatif dalam merancang strategi pembelajaran di tengah isu lingkungan yang semakin kompleks.

“Guru perlu memiliki growth mindset agar mampu terus belajar dan terbuka terhadap perubahan. Tanpa itu, inovasi pendidikan lingkungan akan sulit terwujud secara berkelanjutan,” ujar Dien di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Dien menjelaskan bahwa ekoteologi tidak hanya berbicara tentang alam secara fisik, tetapi mencakup dimensi spiritual tentang hubungan harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam semesta. Nilai ini harus dihadirkan dalam keseharian siswa, bukan hanya sebagai wacana di dalam buku teks.

“Ekoteologi harus menjadi praktik nyata. Contoh sederhananya adalah membiasakan anak menjaga kebersihan kelas, merawat tanaman, hingga menghemat air. Ini adalah bagian dari pembentukan karakter religius yang peduli pada keberlanjutan,” tambahnya.

Pembelajaran berbasis ekoteologi dinilai efektif karena menyentuh aspek kognitif, afektif, dan spiritual secara simultan. Dengan pendekatan ini, anak-anak diharapkan tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran mendalam untuk menjaga bumi sebagai bagian dari ibadah.

Melalui workshop ini, PW ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kurikulum yang berorientasi pada masa depan, memastikan setiap institusi pendidikan Muhammadiyah-‘Aisyiyah menjadi garda terdepan dalam pelestarian lingkungan hidup.

Kontributor: Hendra Apriyadi | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/