Berita

Tarling PDM Jepara di Bangsri: Maksimalkan Masjid sebagai Pusat Peradaban dan Budaya

PWMJATENG.COM, JEPARA – Tim 3 Tarawih Keliling (Tarling) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jepara kembali melanjutkan safari dakwahnya. Setelah menyambangi Keling pekan lalu, tim yang dikomandani oleh H. Sadali ini turun ke akar rumput di Musholla Al-Mukmin, Desa Guyangan, Bangsri, pada Jumat (27/2) malam atau bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 H.

Rangkaian acara diawali dengan transit di SMK Muhammadiyah Bangsri. Momen ini menjadi spesial karena bertepatan dengan kegiatan Lazismu Jepara yang menghadirkan tamu dari Palestina dalam rangka penggalangan dana kemanusiaan.

Wakil Ketua PDM Jepara, H. Sadali, dalam sambutan intinya menekankan bahwa masjid harus menjadi sentral aktivitas umat. Menurutnya, memakmurkan masjid tidak boleh berhenti pada ibadah salat semata, melainkan harus mencakup pengembangan jamaah melalui berbagai inovasi kegiatan.

“Memakmurkan masjid bertujuan mengenalkan Islam melalui pendekatan budaya. Seperti pakaian salat, agama dan budaya tidak bisa dipisahkan. Budaya dapat dimanfaatkan secara positif untuk aktivitas syiar agama agar jamaah semakin berkembang,” tandas H. Sadali yang membidangi Pendidikan dan LPCRM ini.

H. Sadali juga mengapresiasi kekompakan tim yang turut mengajak jajaran pimpinan putri (Aisyiyah) untuk mempererat silaturahmi dengan jamaah perempuan di ranting. Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan KBIHUM Jepara yang tahun ini memberangkatkan 101 jamaah haji di bawah pimpinan Soleh Sudarsono.

Sebagai wilayah yang ditunjuk sebagai Cabang Unggulan, PCM Bangsri memikul tanggung jawab besar. Ketua PCM Bangsri, Suharman, menyambut hangat kehadiran tim PDM. “Kehadiran ini adalah penyemangat bagi kami di akar rumput untuk tetap memiliki ghirah tinggi dalam bermuhammadiyah,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf, Muhammad Ayub, memberikan catatan strategis mengenai aset organisasi. Ia mendorong agar Nadzir (pengelola) wakaf di wilayah Bangsri segera dialihkan dari perseorangan menjadi atas nama Persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini krusial untuk menjamin keamanan dan keberlanjutan aset di masa depan.

Turut mendampingi dalam rombongan Tim 3 antara lain: Kuat Pramono, Muhammad Tresno, Agus Prihatin, Gardana Puja Kesuma, Suhardono, Fadkhan, dan Soleh Sudarsono. Dari jajaran lokal, hadir pula Ketua PCA Bangsri, Luluk Musdalifah, beserta jajarannya.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama yang dipandu oleh anggota Majelis Tabligh PDM Jepara, H. Fadkhan, membawa harapan bagi kemajuan dakwah Islam berkemajuan di Bumi Kalinyamat.

Kontributor: Deny Ana I’tikafia | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/