Berita

Safari Ramadan di Boyolali, Ikhwanushoffa Tekankan Spirit Al-Ma’un dan Gaya Hidup Sederhana Warga Muhammadiyah

PWMJATENG.COM, BOYOLALI – Ikhwanushoffa menghadiri dan mengisi Kajian Safari Ramadan yang diselenggarakan Lazismu Boyolali di Masjid At-Taqwa SMK Muhammadiyah 2 Andong, Boyolali, Sabtu (21/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara utuh dengan berpedoman pada Rukun Islam serta nilai-nilai dalam Surah Al-Ma’un.

Dalam tausiyahnya, Ikhwanushoffa mengingatkan bahwa ibadah tidak berhenti pada pelaksanaan salat semata. Ia mengutip Surah Al-Ma’un ayat 4 yang menyebutkan ancaman bagi orang yang lalai dalam salatnya. “Menurut Al-Ma’un ayat 4, orang yang melaksanakan salat saja bisa celaka, lalu apalagi ibadah-ibadah yang lainnya?” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menjelaskan, terdapat tiga ciri orang yang disebut celaka dalam Surah Al-Ma’un, yakni mereka yang menghardik anak yatim, tidak mendorong memberi makan orang miskin, serta lalai terhadap salatnya. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi refleksi bersama, khususnya bagi warga Muhammadiyah.

Ikhwanushoffa juga mengingatkan bahwa semangat Al-Ma’un telah menjadi fondasi gerakan Muhammadiyah sejak awal berdirinya. Ia menuturkan, pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan, bahkan mengajarkan Surah Al-Ma’un kepada murid-muridnya selama tiga bulan berturut-turut tanpa jeda. “Seharusnya warga Muhammadiyah tidak termasuk yang disebutkan dalam Al-Ma’un,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pengamalan Surah Al-Ma’un harus dimulai dari pola pikir. Menurutnya, perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh cara berpikirnya. Jika seseorang berpikir positif, maka tindakannya pun akan positif. Sebaliknya, pikiran negatif akan melahirkan perilaku negatif.

Selain itu, ia menekankan pentingnya mengontrol kesenangan pribadi, termasuk dalam hal pengeluaran untuk kebutuhan konsumtif. Ia mengajak jamaah untuk membandingkan pengeluaran untuk kesenangan diri dengan jumlah sedekah yang dikeluarkan setiap bulan.

Ikhwanushoffa juga menegaskan pentingnya gaya hidup sederhana bagi warga Muhammadiyah, termasuk dalam penyelenggaraan resepsi maupun urusan pribadi. Namun, dalam urusan agama, ia mendorong agar umat berlomba-lomba dalam kebaikan dan beramal dengan ikhlas.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab bersama jamaah serta praktik penghitungan zakat mal.

Kontributor: Rizky Maradona
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/