Kultum Subuh Al-Istiqomah Tahunan: Ustaz Agus Ingatkan Bahaya Melalaikan Sehat dan Waktu

PWMJATENG.COM, JEPARA — Atmosfer spiritualitas di Masjid Al-Istiqomah Tahunan, Jepara, tetap terjaga kuat pasca-pelaksanaan salat Subuh berjamaah, Kamis (19/2). Ratusan jamaah tampak tetap bersimpuh rapi di saf mereka untuk menyimak Kultum Subuh yang menjadi bekal batin dalam menjalani ibadah puasa hari kedua Ramadan 1447 H.
Hadir sebagai penceramah, Ustaz Agus Arifin membawa jamaah pada ruang muhasabah mengenai dua aset paling berharga milik manusia yang sering kali dianggap biasa: Nikmat Sehat dan Waktu Luang.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Agus mengutip hadis Rasulullah SAW yang memperingatkan manusia agar tidak terperdaya oleh kondisi fisik yang bugar. Ia menekankan bahwa kesehatan adalah fondasi utama dalam menjalankan ketaatan.
“Sebanyak apa pun harta dan setinggi apa pun kedudukan, jika raga tidak sehat, semua menjadi terbatas. Menjaga kesehatan bukan sekadar urusan medis, melainkan bagian dari menjaga amanah Allah agar kita tetap kuat beribadah,” jelasnya.
Beliau menambahkan bahwa puasa Ramadan sejatinya adalah metode Tuhan untuk mereparasi fisik manusia agar lebih teratur dan terkendali.
Selain aspek kesehatan, pengelolaan waktu menjadi sorotan utama. Ustaz Agus mengingatkan bahwa setiap detik di bulan Ramadan memiliki nilai investasi akhirat yang sangat tinggi. Ia mengajak jamaah untuk tidak membuang waktu dengan hal sia-sia.
“Dunia adalah tempat menanam, dan akhirat adalah tempat menuai hasilnya. Jangan sampai kita menjadi golongan yang merugi karena membiarkan waktu luang berlalu tanpa amal saleh yang nyata,” pesan Ustaz Agus dengan nada yang menggugah.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini ditutup dengan pengingat bahwa kemampuan seorang hamba untuk melangkahkan kaki ke masjid di waktu Subuh adalah hidayah besar yang tidak diberikan kepada semua orang.
Kultum Subuh ini menjadi bagian dari rangkaian agenda makmur masjid di Masjid Al-Istiqomah Tahunan yang bertujuan meningkatkan kualitas iman dan mempererat silaturahmi antarjamaah. Harapannya, pesan-pesan spiritual ini mampu menjadi energi bagi jamaah untuk beraktivitas dalam bingkai ketakwaan sepanjang hari.
Kontributor: Muslim | Humas
Editor: Al-Afasy



