Manisnya Karakter: Murid SD Muhammadiyah PK Solo Belajar Sabar Lewat DONAT

PWMJATENG.COM, SOLO – Sebanyak 84 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan Parents Day dengan cara yang unik dan manis. Bertempat di hall utama sekolah, Sabtu (31/1/2026), mereka praktik membuat donat melalui program bertajuk “Sprinkles of Love: Membuat DONAT (Dzikir, Obrolan, dan Nasehat Anak Taqwa)”.
Koordinator tim guru kelas III, Yuli Ekowati, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menghubungkan materi pelajaran teks prosedur dengan dunia nyata. “Penanaman karakter seperti kesabaran dan ketelitian diaplikasikan langsung melalui proses membuat kue,” terangnya.

Menghadirkan narasumber Melati Hapsari—salah satu orang tua murid—para siswa diajarkan teknik membuat donat “anti gagal”. Mulai dari pengulenan adonan hingga kalis, proses fermentasi menggunakan kain basah, hingga teknik menggoreng dengan api kecil agar donat empuk maksimal.
Salah satu murid, Hanif Arkan Bramantyo, tampak antusias saat menghias topping. “Aku baru tahu, ternyata rahasia donat empuk itu pakai tepung protein tinggi dan air es saat menguleni agar ragi tidak cepat kembang,” ucapnya bangga.

Lebih dari sekadar memasak, kegiatan ini menjadi ruang bagi orang tua untuk menyelipkan nasihat religius dan kalimat positif (afirmasi) kepada anak-anak. Melalui interaksi ini, kemampuan kognitif dan kreativitas murid terasah secara natural dalam suasana yang menggembirakan.
Kaur Humas SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nikmah Hidayati, menambahkan bahwa sinergi antara sekolah dan paguyuban orang tua adalah kunci suksesnya pendidikan karakter yang mencerahkan dan berkelanjutan.
Kontributor: Nikmah Hidayati
Editor: Al-Afasy



