Sukses Pikat Warga Australia, UMKM Purwokerto Ini Ikut Kenalkan Wisata Baturraden ke Kancah Internasional
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Usaha kuliner mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Nasi Kebuli AJB, sukses menembus pasar internasional setelah menerima kunjungan khusus dari keluarga asal Australia pada 22–23 Mei 2026 untuk mengenalkan potensi wisata Banyumas dan Cilacap.
Kunjungan keluarga Ibu Erwina asal Australia tersebut menjadi momentum penting bagi unit usaha ini. Selama dua hari, mereka melakukan aksi sosial sekaligus mengeksplorasi potensi wisata di Banyumas dan Cilacap. Langkah ini membuktikan bahwa produk lokal mampu menjadi jembatan diplomasi budaya yang efektif.
Pada hari pertama, rombongan langsung menggelar aksi kemanusiaan di salah satu panti asuhan di Purwokerto. Mereka membagikan hidangan khas Nasi Kebuli AJB untuk dinikmati bersama anak-anak panti. Suasana hangat menyelimuti acara makan bersama yang penuh dengan nilai kebersamaan tersebut.
Tidak hanya berbagi makanan, para tamu mancanegara ini juga memberikan suntikan motivasi kepada anak-anak panti. Mereka mengajak anak-anak untuk tetap tekun mempelajari dan menghafalkan Al-Qur’an. Kegiatan sosial ini mempertegas komitmen bisnis mahasiswa yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menebar manfaat.
Menjelajahi Wisata Baturraden Banyumas dan Cilacap
Setelah agenda sosial selesai, perjalanan berlanjut ke Menara Pandang Teratai yang menjadi ikon baru Kota Satria. Keluarga asal Australia tersebut sangat menikmati pemandangan indah Kota Purwokerto dari ketinggian menara.
Memasuki hari kedua, rombongan bergerak menuju kawasan wisata alam yang populer di lereng Gunung Slamet. Mereka menikmati kesejukan Wisata Baturraden Banyumas sebelum akhirnya bertolak menuju wilayah pesisir. Di akhir hari, rombongan menikmati pesona pantai selatan di Kabupaten Cilacap untuk melihat potensi maritim daerah.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur dapat menerima kunjungan keluarga Ibu Erwina dari Australia. Selain memperkenalkan cita rasa Nasi Kebuli AJB, kami juga ingin mengenalkan Purwokerto dan keindahan alam Banyumas serta Cilacap,” ujar perwakilan keluarga Nasi Kebuli AJB UMP.
Dari Kuliner Purwokerto Viral Menuju Pasar Global
Perjalanan wisata tersebut kemudian ditutup dengan kunjungan ke rumah produksi Nasi Kebuli AJB UMP di Purwokerto. Di tempat ini, para tamu melihat langsung higienitas dan proses pengolahan bumbu rempah yang autentik. Kuliner Purwokerto viral ini menarik perhatian karena dikelola langsung oleh talenta muda dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Hubungan antara pemilik usaha dan keluarga dari Australia ini kini telah tumbuh menjadi ikatan persahabatan yang erat. Mereka bahkan sepakat untuk terus berkolaborasi dalam berbagai aksi kemanusiaan di masa depan, termasuk program Jumat Berkah.
Pihak pengelola berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi pelaku UMKM Purwokerto lainnya agar berani membidik pasar internasional. Sinergi antara dunia akademik, bisnis kuliner, dan promosi wisata terbukti mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah.
“Semoga silaturahmi ini menjadi langkah awal agar Nasi Kebuli AJB semakin dikenal luas dan mampu membawa nama baik UMP serta Banyumas di kancah internasional,” pungkas keluarga Nasi Kebuli AJB UMP.
Kontributor: Ilyas Fachri
Editor: Alafasy



