Berita

Pertama di Temanggung, Prodi RMIK AKMT Gelar Uji OSCE RMIK Perdana Demi Lulusan Siap Kerja

PWMJATENG.COMTEMANGGUNG – Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT) membuat terobosan baru. Mereka resmi menyelenggarakan Uji OSCE RMIK untuk pertama kalinya pada Selasa hingga Rabu, 14–15 Juli 2026. Ujian praktik berbasis simulasi klinis ini berlangsung di Laboratorium RMIK, Gedung KH. A.R. Fakhrudin Kampus C AKMT.

Langkah bersejarah ini menjadi bagian krusial dalam memperkuat sistem evaluasi kompetensi mahasiswa. Selain itu, kampus berkomitmen melahirkan tenaga kesehatan yang adaptif terhadap digitalisasi data medis.

Pengukur Kompetensi Perekam Medis Sebelum Lulus

Pihak kampus mewajibkan seluruh mahasiswa semester VI Tahun Akademik 2025/2026 untuk mengikuti Uji OSCE RMIK ini. Ujian tersebut bukan sekadar formalitas akademik menjelang kelulusan. Sebaliknya, skema evaluasi ini menjadi tolok ukur utama untuk melihat kesiapan nyata calon lulusan. Mereka harus siap menghadapi tantangan riil sebagai tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) profesional.

Metode OSCE sendiri menguji mahasiswa melalui simulasi situasi pelayanan riil secara objektif dan terstruktur. Pada kesempatan kali ini, para peserta wajib melewati enam stasiun uji utama. Stasiun tersebut meliputi Pendaftaran, Assembling dan Analisis, Kodifikasi Klinis, Filing, Statistik Fasilitas Pelayanan Kesehatan, hingga Pelepasan Informasi. Panitia juga menyediakan dua stasiun istirahat agar konsentrasi peserta tetap terjaga.

Aturan Ketat Simulasi Uji OSCE RMIK

Ketegangan sempat terlihat saat rotasi ujian berlangsung. Setiap peserta hanya mendapatkan waktu 30 detik untuk mempelajari instruksi pada tiap stasiun. Setelah itu, mereka memiliki waktu 8 menit untuk menyelesaikan tugas klinis sebelum berpindah stasiun dalam waktu 30 detik. Sistem rotasi ketat ini memaksa mahasiswa menunjukkan kompetensi perekam medis secara cepat, tepat, dan menyeluruh.

Melalui Uji OSCE RMIK tersebut, dosen penguji tidak hanya menilai aspek pengetahuan teori mahasiswa. Penilaian komprehensif ini juga menyasar keterampilan teknis, ketelitian, komunikasi, hingga etika profesionalisme. Seluruh tim penguji menggunakan rubrik terstandar berdasarkan capaian pembelajaran lulusan agar hasilnya sangat objektif.

Langkah Awal Menuju Karier Profesional

Ketua Panitia Uji OSCE RMIK, Ninik Hartini, S.K.M., M.K.M., langsung memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta. Beliau menegaskan bahwa momentum ini merupakan sejarah baru bagi institusi.

“Kalian telah melewati satu langkah penting menuju tenaga perekam medis yang kompeten dan profesional,” ujar Ninik bangga.

Ninik juga berterima kasih kepada seluruh dosen, penguji, dan tenaga kependidikan. Kerja sama solid tersebut membuat pelaksanaan ujian perdana ini berjalan tertib dan kondusif. Melalui inovasi ini, AKMT optimistis lulusannya memiliki daya saing tinggi di pasar kerja nasional.

Kontributor: Grecea Catlyn
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/