Tingkatkan Keselamatan Bayi Baru Lahir, RS UMS AR Fachrudin dan IBI Kartasura Gelar Pelatihan Resusitasi Neonatus
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Puluhan bidan yang tergabung dalam IBI Ranting XI Kecamatan Kartasura berkumpul di Aula RS UMS A.R. Fachrudin pada Kamis (22/10/2026). Selain itu, mereka mengikuti pelatihan penatalaksanaan resusitasi neonatus untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan bayi baru lahir yang mengalami kondisi kritis.
Oleh karena itu, langkah ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Bahkan, tim medis berfokus pada penyelamatan fase krusial saat bayi beradaptasi di luar kandungan.
Oleh sebab itu, sinergi ini menekankan bahwa pelayanan kesehatan ibu dan anak membutuhkan koordinasi yang cepat, tepat, serta terintegrasi secara profesional.
Pentingnya Tindakan Cepat Resusitasi Neonatus
Dalam kesempatan tersebut, Dokter Spesialis Anak RS UMS A.R. Fachrudin, dr. Restu Triwulandani Tolibin, Sp.A, memaparkan materi utama terkait resusitasi neonatus. Sementara itu, beliau didampingi oleh Ika Puspita Dewi, S.Kep., Ns., perawat dari unit Perinatologi.
Selanjutnya, dr. Restu menekankan pentingnya intervensi cepat saat bayi mengalami gangguan pernapasan sewaktu lahir. Sebab, prosedur resusitasi neonatus menjadi kunci utama pertolongan pertama untuk mencegah risiko fatal pada bayi baru lahir.
Dengan demikian, penguasaan teknik ini membantu bidan mengenali tanda kegawatdaruratan bayi secara dini di lapangan. Hasilnya, langkah awal yang tepat akan menyelamatkan fungsi organ vital bayi sebelum mendapatkan perawatan lanjutan.
Sinergi Rumah Sakit dan Tenaga Kesehatan Desa
Di sisi lain, Wakil Direktur RS UMS A.R. Fachrudin, dr. Purbawati, MPH, menyambut hangat kedatangan 82 peserta pertemuan rutin tersebut. Pada saat yang sama, pihak manajemen mengapresiasi komitmen para bidan dalam menjaga keselamatan ibu dan anak di wilayah Sukoharjo.
“Kami mengharapkan hubungan kelembagaan yang harmonis dan berkelanjutan dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama,” ujar dr. Purbawati.
Senada dengan hal itu, Ketua IBI Ranting XI Kartasura, Sulisyaningati, A.Md.Keb., menyampaikan terima kasih atas fasilitas edukasi tersebut. Bahkan, pihaknya optimistis kerja sama ini mampu meningkatkan kompetensi anggota IBI Kartasura secara berkelanjutan.
Penguatan Sistem Rujukan dan Kemitraan Layanan
Selain pelatihan klinis, Tim Humas dan Marketing RS UMS A.R. Fachrudin, Gulang Fadilla Ayuh Candra, S.I.Kom., turut memperkenalkan program kemitraan. Khususnya, sesi ini membahas alur rujukan medis yang efisien bagi pasien kegawatdaruratan neonatal.
Sebab, sistem rujukan yang terintegrasi mempermudah bidan merujuk bayi yang membutuhkan perawatan intensif Perinatologi. Akhirnya, langkah ini memastikan pasien mendapatkan tindakan medis lanjutan tanpa hambatan birokrasi.
Maka dari itu, melalui kegiatan ini, RS UMS A.R. Fachrudin membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Kontributor: Sidiq Pramudito / RS UMS A.R. Fachrudin
Editor: Akmal



