PDM Temanggung Mobilisasi 1.200 Peserta Luncurkan Gerakan Jumat Bersih
PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Temanggung meluncurkan Gerakan Jumat Bersih pada Jumat (23/10/2026). Aksi massal di Kantor PDM Temanggung ini mengikutsertakan lebih dari 1.200 peserta. Langkah nyata tersebut bertujuan mendukung Pemerintah Kabupaten Temanggung mengatasi persoalan sampah yang makin mendesak.
Peluncuran program peduli lingkungan ini menyatukan pelajar dan jajaran organisasi otonom (Ortom). Pelajar dari SMP Muhammadiyah PK, SMA Muhammadiyah 1 Temanggung, SMK Muhammadiyah 1 Temanggung, MA Almatera, SMP Negeri 2 Temanggung, hingga AKMT Temanggung tampak memadati lokasi.
Selain itu, kader Nasyiatul Aisyiyah, ‘Aisyiyah, IPM, Tapak Suci, dan Hizbul Wathan turut beraksi. PDM Temanggung merancang agenda ini sebagai program berkelanjutan yang akan bergulir rutin setiap Jumat Pon.
Dakwah Ekologis dan Solusi Sampah di Temanggung
Ketua PDM Temanggung, Drs. Makmun Pitoyo, M.Pd., menegaskan bahwa gerakan ini mengamalkan nilai-nilai Islam secara kontekstual. Menurutnya, dakwah berkeadaban butuh bukti konkret di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Muhammadiyah Temanggung membuktikannya lewat kepedulian lingkungan.
Aksi bersih lingkungan ini juga langsung menyentuh problem sampah di Temanggung. Makmun menginstruksikan seluruh cabang, ranting, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) menjalankan agenda rutin tersebut. Ia berharap kebiasaan baik ini menular ke masyarakat luas secara konsisten.
Pemkab Temanggung Apresiasi Kolaborasi Muhammadiyah
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Tri Winarno, S.E., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PDM Temanggung. Ia mengungkapkan, volume sampah di Temanggung mencapai kisaran 1,4 ton per hari. Angka fantastis ini menuntut penanganan kolaboratif dari berbagai elemen masyarakat.
Tri Winarno menekankan pentingnya partisipasi lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, Pemkab tidak bisa bekerja sendirian tanpa bantuan jaringan luas Persyarikatan. Kolaborasi PDM Temanggung ini menjadi contoh nyata penanganan sampah berbasis komunitas.
Edukasi Karakter Generasi Muda Setiap Jumat Pon
Kehadiran ribuan pelajar memberikan warna tersendiri dalam peluncuran Gerakan Jumat Bersih. Panitia pelaksana memanfaatkan momen ini sebagai sarana pendidikan karakter ramah lingkungan. Para siswa belajar mengelola sampah langsung di lapangan, bukan sekadar teori di kelas.
Selanjutnya, PDM Temanggung memastikan gerakan setiap Jumat Pon ini menjangkau seluruh pelosok daerah. Konsistensi pelaksanaan menjadi kunci utama agar dampak positifnya terasa luas. Muhammadiyah ingin menegaskan bahwa kebersihan merupakan bagian dari komitmen dakwah yang menentramkan.
melalui sinergi bersama Pemkab Temanggung, gerakan ini diharapkan terus berlanjut. Budaya hidup bersih pun diyakini mampu mewujudkan Kabupaten Temanggung yang sehat, asri, dan nyaman.
Kontributor: PDM Temanggung
Editor: Akmal



