Tim Pengabdian Masyarakat UMS Dampingi Perencanaan Pondok Pesantren Al-Hikmah Asyuhada

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan pendampingan perencanaan desain Pondok Pesantren Al-Hikmah Asyuhada di Kabupaten Sukoharjo sebagai upaya mendukung pengembangan fasilitas pendidikan pesantren yang terencana dan berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian, Fadhilla Tri Nugrahaini, S.T., M.Sc., menjelaskan bahwa pada tahap awal pendampingan, tim menyusun desain awal bangunan pesantren yang disesuaikan dengan karakter kelembagaan, aktivitas santri, serta rencana pengembangan jangka pendek, menengah, dan panjang.
“Desain awal tersebut kemudian menjadi bahan diskusi bersama para pemangku kepentingan pesantren,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).
Sebagai bagian dari proses pendampingan, tim PkM UMS memfasilitasi Forum Group Discussion (FGD) pada 29 Agustus 2025. FGD melibatkan panitia pembangunan Pondok Pesantren Al-Hikmah Asyuhada, Majelis Dikdasmen, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), serta tim pengabdian UMS.
Dalam forum tersebut, tim memaparkan konsep desain, fungsi ruang, dan tahapan pengembangan bangunan yang disusun berdasarkan standar serta peraturan bangunan gedung. Hal ini memungkinkan proses pembangunan dilakukan secara bertahap dan terukur.
Selain FGD, tim pengabdian yang terdiri atas dosen Program Studi Arsitektur dan Teknik Sipil UMS bersama mahasiswa juga melakukan audiensi dengan pihak pesantren. Audiensi bertujuan menggali kebutuhan ruang secara lebih mendalam, mulai dari kapasitas santri, jenis ruang pembelajaran, fasilitas penunjang, hingga prioritas pembangunan.

Masukan yang diperoleh dari FGD dan audiensi menjadi dasar penyempurnaan desain agar lebih kontekstual dan efisien. Saat ini, tim pengabdian UMS melanjutkan pendampingan dengan menyempurnakan dokumen perencanaan serta menyiapkan rekomendasi pengembangan jangka panjang Pondok Pesantren Al-Hikmah Asyuhada.
“Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pesantren memiliki dokumen perencanaan yang jelas, terarah, dan dapat dijadikan acuan pembangunan ke depan,” ungkap Fadhilla.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, UMS berupaya memastikan proses perencanaan tidak hanya menghasilkan dokumen desain, tetapi juga membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Kontributor: Fika/Humas
Editor: Al-Afasy



