Terobosan Baru! KMM Jawa Tengah Luncurkan Program BPJS Mubaligh dan Dai Zakat

PWMJATENG.COM, Kendal — Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM Jawa Tengah) resmi meluncurkan tiga program strategis untuk memperkuat dakwah dan kesejahteraan para dai. Program tersebut meliputi BPJS Mubaligh, Kartu Anggota KMM, dan Dai Zakat. Peluncuran berlangsung meriah dalam rangkaian Rapat Kerja KMM Jawa Tengah di Gedung DPRD Kabupaten Kendal, Ahad (15/2/2026).
Ketiga program ini bertujuan mengoptimalkan peran mubaligh dalam membangun jamaah Muhammadiyah di Jawa Tengah. Salah satu fokus utama adalah program BPJS Mubaligh. Program ini memberikan jaminan sosial bagi para pelaku dakwah yang belum memiliki perlindungan kesehatan sebagai wujud nyata kepedulian organisasi.
Selain jaminan sosial, peluncuran Kartu Anggota KMM menjadi langkah strategis untuk memperkuat identitas dan legalitas mubaligh. Kartu tersebut akan mendukung validasi data anggota KMM Jawa Tengah secara digital dan terintegrasi di seluruh daerah. Sementara itu, program Dai Zakat hadir untuk mensinergikan dakwah dengan pemberdayaan ekonomi umat melalui edukasi zakat yang lebih masif.
Ketua KMM Jawa Tengah, Muhammad Aliun, menegaskan bahwa langkah ini adalah ikhtiar untuk menjawab tantangan dakwah masa kini. “Kami ingin memastikan mubaligh mendapatkan perhatian, baik dari sisi perlindungan sosial maupun penguatan peran sosialnya di masyarakat,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Sekretaris PWM Jawa Tengah, H. Dodok Sartono. Ia menilai bahwa penguatan kapasitas dan kesejahteraan mubaligh sangat sejalan dengan arah gerak Muhammadiyah. Melalui sinergi antara KMM dan Lazismu dalam program Dai Zakat, literasi zakat masyarakat diharapkan meningkat sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Kontributor: Satrya Zidni Prasetyo | Humas
Editor: Al-Afasy



