Berita

Sinergi UMPWR dan Unkriswina Sumba Pacu Ekonomi Pesisir Lewat Teknologi Pengering Rumput Laut Berbasis Energi Surya

PWMJATENG.COM, SUMBA TIMUR – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) bersama Universitas Kristen Wira Wacana Sumba resmi menerapkan teknologi pengering rumput laut berbasis energi surya di Desa Kaliuda, Sumba Timur. Inisiatif strategis ini hadir untuk menjawab tantangan pascapanen sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Penerapan inovasi tersebut menyasar kelompok Dasa Wisma Kandora Jaya yang aktif dalam budidaya rumput laut. Melalui sarana Solar Dryer Dome (SDD), para pembudidaya kini dapat mengeringkan hasil panen secara lebih higienis, terukur, dan terlindung dari risiko cuaca buruk.

Hadirnya teknologi pengering rumput laut berbasis energi surya ini langsung mengatasi kendala penjemuran tradisional di ruang terbuka. Metode konvensional yang kerap terkendala hujan dan kontaminasi debu kini mulai tergantikan oleh sistem pengeringan modern yang lebih stabil.

Pendampingan Kosabangsa Didukung Kemendiktisaintek

Kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana pada Rabu (21/10/2026) sebagai bagian dari Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) 2026. Program berorientasi ekonomi biru ini mendapat pendanaan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Dr. Tumpal Pangihutan Situmorang memimpin tim pelaksana Unkriswina Sumba bersama Elsa Christin Saragih dan Yatris Rambu Tega. Sementara itu, tim pendamping UMPWR diketuai oleh Prof. Dr. Suyitno dengan anggota Dr. Jeki Wibawanti serta Dr. Murry Harmawan Saputra.

Selain para dosen, lima mahasiswa Unkriswina Sumba lintas program studi turut terlibat aktif dalam pendampingan ini. Kehadiran mahasiswa memperkuat transfer ilmu pengetahuan secara langsung kepada kelompok masyarakat di lapangan.

Dampak Nyata bagi Kesejahteraan Pesisir 3T

Ketua Dasa Wisma Kandora Jaya, Yublina Heo, menyambut hangat penerapan teknologi pengering rumput laut berbasis energi surya tersebut. Menurutnya, inovasi ini terbukti meningkatkan kebersihan hasil olahan dan berpotensi menaikkan nilai jual rumput laut di pasaran.

Dukungan serupa mengalir dari Pemerintah Desa Kaliuda yang menilai program ini sangat selaras dengan kebutuhan warga pesisir. Fasilitas modern tersebut menjadi pijakan penting untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan 3T.

Pemanfaatan teknologi pengering rumput laut berbasis energi surya ini membuktikan peran nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi produktif. Sinergi lintas kampus ini optimistis mampu menjaga kualitas panen sekaligus menyejahterakan masyarakat pesisir Sumba Timur.

Kontributor: Medkom UMPWR
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor