Berita

Siapkan Dai Siber: 9 Kader Pondok Shabran UMS Perdalam Jurnalisme AI di Semarang

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader yang tidak hanya mumpuni di mimbar, tetapi juga di ruang digital. Sebanyak sembilan kader pilihan didelegasikan untuk mengikuti Pesantren Jurnalistik yang digelar oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PWM Jawa Tengah di BPSDMD Jateng, Jumat-Sabtu (6-7/3).

Delegasi tersebut terdiri dari Dwi Kurniadi, Ahmad Muwaffiqul Choir, Hammam Alghazy, M. Faozan Syifaur Rahman, Nurul Fahri Friyanda, Choiril Amirah Farida, Nurul Ramadhani, Muhammad Farhan, dan Amtsal Ajhar.

Dengan tema “Akselerasi Dakwah Digital Muhammadiyah: Dari Penulisan AI hingga Videografi Mobile”, para kader Shabran digembleng untuk menguasai algoritma media sosial. Materi yang diberikan mencakup optimasi mesin pencari (SEO), storytelling yang menggugah, hingga pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai asisten produksi konten dakwah.

Wakil Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Wahyudi, M.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa peran jurnalis adalah kepanjangan tangan dari tugas kenabian.

“Tugas jurnalistik itu tidak jauh berbeda dengan dai, yakni mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Pertanyaannya adalah kita punya keberanian atau tidak untuk menegakkan kebenaran melalui tulisan,” tegas Wahyudi.

Bagi para kader, pelatihan ini menjadi oase di tengah cepatnya perubahan teknologi. Muhammad Farhan, salah satu delegasi Pondok Shabran, mengaku sangat terbantu dengan materi praktis yang diberikan, terutama terkait fotojurnalistik dan manajemen konten berbasis AI.

“Kami dibekali mulai dari pembuatan berita di era AI hingga videografi jurnalistik. Program ini sangat menarik dan penuh pembelajaran. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat relevan untuk membekali kami berdakwah di masa depan,” ungkap Farhan.

Keikutsertaan delegasi Pondok Shabran dalam agenda ini diharapkan mampu memperkuat peran media internal pesantren dan Muhammadiyah secara luas. Dengan kemampuan jurnalistik yang mumpuni, para kader siap menyebarkan informasi yang mencerahkan dan menangkal narasi-narasi negatif di dunia maya.

Kontributor: Choiril adi | Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/