Sambut Era EV, Teknik Mesin UMS Siapkan SDM Kendaraan Listrik Bertaraf Nasional
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia. Langkah strategis ini menjawab pesatnya perkembangan teknologi otomotif ramah lingkungan. Kampus ini resmi menggelar uji kompetensi berstandar nasional untuk jajaran pengajar dan pengelola laboratorium.
Penguatan kompetensi ini menjadi komitmen nyata kampus dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif. UMS ingin memastikan seluruh materi kuliah tetap relevan dengan kebutuhan industri elektrifikasi masa kini.
Kaprodi Teknik Mesin UMS, Agus Dwi Anggono, menegaskan pentingnya langkah terobosan tersebut. Pihaknya sengaja mendorong para pengajar untuk menguasai teknologi modern secara resmi.
“Penguatan kompetensi ini sekaligus mendukung terciptanya proses pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan teknologi kendaraan listrik yang semakin berkembang,” ujar Agus saat kami wawancarai, Senin (24/8/2026).
Dorong Kualitas Riset dan Praktikum Mahasiswa
Penguasaan materi pelatihan EV BNSP ini langsung berdampak positif pada kegiatan akademik mahasiswa. Dosen dan laboran siap menularkan keterampilan teknis mutakhir selama proses perkuliahan.
Kehadiran tim pengajar bersertifikat ini meletakkan fondasi kuat bagi riset otomotif ramah lingkungan. Mahasiswa kelak memperoleh ilmu yang teruji langsung dari para pakar terlisensi.
“Dengan tenaga pengajar dan fasilitas lab yang dikelola oleh personel tersertifikasi, kami memastikan transfer pengetahuan berjalan valid dan mutakhir sesuai kebutuhan industri,” tambah Agus.
Sebanyak delapan dosen dan dua laboran mengikuti asesmen sertifikasi kendaraan listrik UMS secara penuh. Badan Nasional Sertifikasi Profesi menggelar pengujian teknis ini secara resmi di area kampus. Tim asesor menguji teori sekaligus praktik, termasuk regulasi tegangan tinggi dan Battery Management System.
Sertifikasi keahlian ini juga mendongkrak capaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi. Di sisi lain, para laboran semakin siap mengawal standar K3 saat praktikum bongkar pasang komponen listrik. UMS optimis langkah ini melahirkan lulusan unggul yang siap menjadi inovator industri masa depan.
Kontributor: Yusuf
Editor: Akmal



