Semangat Nasionalisme Hardiknas 2026, Hizbul Wathan UMS Sukses Jadi Petugas Upacara

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses mengemban amanah penting pada momentum Hardiknas 2026. Mereka berhasil menjalankan tugas sebagai petugas pelaksana upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional pada Jumat (2/5/2026).
Kegiatan khidmat ini berlangsung di Halaman Gedung Induk Siti Walidah. Oleh karena itu, jajaran pimpinan universitas, dosen, hingga mahasiswa hadir memadati lokasi. Upacara tersebut membuktikan komitmen kuat seluruh civitas akademika terhadap kemajuan pendidikan Indonesia.
Sinergi dan Kedisiplinan Petugas
Dalam pelaksanaannya, Rakanda Arya memimpin barisan sebagai komandan upacara secara gagah. Sementara itu, Rakanda Maulana, Rakanda Farhah, dan Rakanda Abdul bertugas mengibarkan bendera Merah Putih. Selain itu, Rakanda Dama serta Rakanda Ardi mengoordinasi barisan peserta sebagai komandan kompi.
Keberhasilan upacara Hardiknas 2026 ini merupakan buah dari sinergi lintas organisasi yang solid. Pasalnya, Hizbul Wathan bekerja sama sangat erat dengan Menwa UMS dan Marching Band UMS. Hasilnya, kolaborasi tersebut membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh kekompakan.
Apresiasi dan Pembentukan Karakter
Pembina Hizbul Wathan UMS, Halim Kusuma, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa para kader. Menurutnya, kepercayaan universitas kepada HW merupakan sebuah kehormatan yang sangat besar. Oleh sebab itu, ia berharap disiplin dan kolaborasi positif ini terus berlanjut di masa depan.
“Petugas telah menjalankan tanggung jawab ini dengan sangat maksimal,” ujar Halim. Selanjutnya, ia menekankan bahwa pengalaman tersebut sangat krusial untuk membentuk karakter pemimpin masa depan. Kader harus menjunjung tinggi nilai nasionalisme serta keislaman sebagai identitas utama Persyarikatan Muhammadiyah.
Momentum Penguatan Kualitas Kader
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kafilah Hizbul Wathan UMS, Muhammad Azibsyah, menyatakan rasa bangganya. Menurutnya, momentum Hardiknas 2026 menjadi ruang pembuktian bagi kedisiplinan dan kualitas kader. Ia sangat bersyukur karena para kader mampu menunaikan amanah ini secara profesional.
Akhirnya, pelaksanaan upacara ini diharapkan mampu memicu semangat nasionalisme yang lebih luas di lingkungan kampus. Selain itu, kolaborasi antarorganisasi di Universitas Muhammadiyah Surakarta dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Semangat ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
Kontributor: Gissya
Editor: Al-Afasy



