Raih Predikat Sekolah Unggul Madya, Kepemimpinan Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono Diuji Tim PKKS
PWMJATENG.COM, BOYOLALI — Tim PKKS PCM Banyudono menguji akuntabilitas kepemimpinan, administrasi, hingga keuangan SD Muhammadiyah PK Banyudono yang kini miliki 583 siswa.
Evaluasi Total Tata Kelola Sekolah
Tim Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dari PCM Banyudono menggelar evaluasi komprehensif terhadap SD Muhammadiyah PK Banyudono pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan di Aula SD Muhammadiyah PK Banyudono ini menjadi momentum krusial. Selain itu, momen ini menguji akuntabilitas kepemimpinan, kesiswaan, sarana prasarana, hingga transparansi keuangan sekolah.
Dalam kegiatan ini, tiga evaluator ahli dari PCM Banyudono turun langsung memimpin proses penilaian. Pertama, Yacop Khismanto, S.Pd., memeriksa aspek kepribadian serta kepemimpinan kepala sekolah. Selanjutnya, Sarbudi, S.Pd., mengaudit bidang kesiswaan dan kelayakan sarana prasarana. Kemudian, Umi Muslikah, S.Ag., membedah keabsahan administrasi serta keuangan.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., MM., membuka acara lewat sambutan hangat. Pada kesempatan tersebut, Pujiono memaparkan perjalanan sekolah. Ia menceritakan dinamika pertumbuhan dari sekolah kecil beranggotakan 12 murid hingga kini melonjak pesat mencapai 583 murid.
“Perjalanan sekolah ini bukanlah perjalanan yang instan. Dari 12 siswa, sedikit demi sedikit kita tumbuh melalui kerja keras, kepercayaan masyarakat, kolaborasi orang tua, perjuangan guru, serta dukungan Persyarikatan Muhammadiyah,” papar Pujiono.
Capaian Prestasi dan Sinergi Tim
Selain pertumbuhan jumlah siswa, Pujiono turut menunjukkan japoran prestasi sekolah. Salah satunya adalah keberhasilan meraih Akreditasi A. Di samping itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menganugerahkan predikat Sekolah Unggul Madya kepada SD Muhammadiyah PK Banyudono. Capaian ini membuktikan bahwa lonjakan kuantitas peserta didik selalu beriringan dengan peningkatan kualitas tata kelola.
Guna menjaga transparansi operasional, sekolah memperkenalkan jajaran tim kerja pengelola di hadapan para penilai. Tim tersebut meliputi Waka Kurikulum Iin Marlinda dan Waka Kesiswaan Putri Endriastuti. Selain itu, ada Waka Sarana Prasarana Danang Eko PL, Bendahara Anik Soffiyati, pengelola LazisMU Siti Mar’athus Sholihah, serta Humas Habibi Nur.
Oleh karena itu, proses PKKS PCM Banyudono bukan sekadar formalitas administratif belaka. Lebih dari itu, agenda ini menjadi wadah refleksi objektif atas pengelolaan sekolah. Melalui semangat “Sekolahnya Calon Pemimpin Bangsa”, SD Muhammadiyah PK Banyudono berkomitmen memanfaatkan hasil evaluasi ini untuk menyiapkan langkah yang lebih baik di masa depan.
Kontributor: Pujiono
Editor: Akmal



