Rektor UMS Tegaskan Transformasi Guru Lewat OBE dalam Rakernas ALPTK PTMA
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memimpin langkah strategis transformasi pendidikan guru. Ia menekankan implementasi Outcome Based Education (OBE) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII ALPTK PTMA di Lampung.
Prof. Harun menilai Rakernas ini sebagai momen krusial bagi perguruan tinggi Muhammadiyah. Ia mendorong akselerasi kurikulum berbasis luaran sebagai fondasi utama peningkatan daya saing lulusan secara global.
Kurikulum OBE bukan sekadar konsep akademik biasa. Melalui penerapan ini, perguruan tinggi mencetak lulusan yang memiliki kompetensi praktis sesuai kebutuhan dunia kerja. Transformasi pendidikan guru ini mencakup penguatan riset serta kolaborasi lintas sektor. Langkah tersebut memastikan setiap tenaga pendidik memiliki integritas tinggi sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dukungan Kebijakan Pemerintah
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A., turut hadir dalam forum di Rumah Dinas Mahan Agung tersebut. Wamen menyampaikan kabar positif terkait penyederhanaan akses sertifikasi guru bagi lulusan kependidikan.
Kebijakan ini mendapatkan dukungan penuh dari ALPTK PTMA. Pemerintah kini mengalihkan fokus PPG khusus bagi lulusan non-kependidikan saja. Lulusan S1 atau D4 kependidikan memperoleh kemudahan akses sertifikat pendidik langsung melalui ijazah mereka.
Sinergi dan Komitmen Nasional
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi perguruan tinggi Muhammadiyah. Sinergi ini mendorong peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di wilayah Lampung secara signifikan.
Rakernas XVII ALPTK PTMA dan ProfunEdu ke-12 tahun 2026 ini membuktikan komitmen besar UMS dalam menjaga marwah pendidikan. Dengan sinergi kuat, ALPTK PTMA siap menjadi motor utama kemajuan lembaga pendidikan tenaga kependidikan di Indonesia.
Kontributor: Fika
Editor: Alafasy



