
PWMJATENG.COM, SRAGEN – Sebanyak 520 santri Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (DIMSA) merayakan HUT RI ke-81 dengan penuh antusias melalui kegiatan adu kreativitas lukis dan batik di GOR Diponegoro, Sragen, Senin (17/8/2026). Mengusung semangat nasionalisme dan kepedulian lingkungan, para santri menuangkan gagasan mereka secara kreatif.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian Semarak Kemerdekaan HUT RI ke-81 di lingkungan Ponpes DIMSA. Selain berfungsi sebagai ruang ekspresi diri bagi para pelajar, kegiatan ini juga menjadi sarana strategis bagi sekolah untuk memfasilitasi serta memetakan bakat dan minat santri dalam bidang seni yang selama ini telah dibina di pesantren.
Kepala SMP DIMSA, Ustadz Wibowo Juli Saputro, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang luas bagi generasi muda. Menurutnya, konsep kemerdekaan bagi generasi saat ini harus dimaknai secara lebih progresif, yakni merdeka dalam belajar, berkarya, dan berekspresi seluas-luasnya. Perjuangan masa kini diwujudkan melalui kesempatan untuk mengembangkan potensi diri secara maksimal.

Dalam pelaksanaannya, festival kreativitas ini mengarahkan para santri untuk menghubungkan semangat kemerdekaan dengan persoalan pelestarian lingkungan. Melalui konsep “Satu Santri, Satu Karya, dan Satu Pesan untuk Bumi”, setiap peserta membawa misi khusus untuk menyampaikan gagasan visual mengenai pentingnya menjaga bumi dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah.
Ratusan santri tampak sangat antusias mengembangkan kreativitas mereka melalui kombinasi gambar, permainan warna, serta pesan visual yang kuat. Pihak sekolah nantinya juga akan melakukan proses kurasi secara profesional guna memilih karya-karya terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para peserta.
Melalui penyelenggaraan acara ini, kegiatan lukis dan batik tidak sekadar menjadi agenda seremonial peringatan Hari Kemerdekaan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut berhasil menjadi wadah bagi Ponpes DIMSA dalam membangun ruang belajar yang kreatif, mendorong keberanian berekspresi, sekaligus menanamkan kepedulian ekologis bagi masa depan bumi.



