MTs Muhammadiyah Purwokerto Hadirkan Ramadan Edukatif dan Inspiratif bagi Siswa

PWMJATENG.COM, BANYUMAS – MTs Muhammadiyah Purwokerto menutup rangkaian kegiatan Semarak Bulan Suci Ramadan 1447 H dengan menggelar pentasyarufan zakat fitrah pada Sabtu (16/3/2026). Kegiatan ini menjadi puncak dari berbagai agenda keagamaan yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan.
Penyaluran zakat fitrah diberikan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah, Panti Asuhan Gelora Indah, warga Kelurahan Purwokerto Lor, serta siswa dan karyawan yang berhak menerima. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai empati dan kebersamaan kepada seluruh warga madrasah.
Kepala MTs Muhammadiyah Purwokerto, Neny Martiningsih, M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah mengisi bulan suci Ramadan dengan serangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 11 hingga 16 Maret 2026.
“Melalui kegiatan Pesantren Ramadan, para siswa dibiasakan melaksanakan salat duha, salat berjamaah, belajar BTQ, menghafal doa harian, memahami praktik mandi janabat, tasmi’ Al-Qur’an, tadarus, hingga praktik memandikan dan mengafani jenazah,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, kegiatan Ramadan juga diisi dengan pembagian takjil di sepanjang Jalan Overste Isdiman, doa bersama untuk kesuksesan siswa kelas IX, nonton bareng film Islami, salat tarawih, serta buka puasa bersama.
“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan pentasyarufan zakat fitrah sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial kepada sesama,” tambahnya.
Sementara itu, Guru Fiqih Drs. Faiz menjelaskan bahwa kegiatan amaliah Ramadan bertujuan menambah keberkahan bulan suci dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an serta meningkatkan kualitas ibadah siswa.
“Kegiatan ini juga diarahkan agar siswa beribadah sesuai dengan tuntunan tarjih Muhammadiyah, sekaligus membentuk kader unggul dan kader Muslim berkemajuan yang memiliki rasa kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan guru mata pelajaran Qur’an-Hadits, Aqidah-Akhlak, dan Kemuhammadiyahan, Hasbalah Sa’ad N.I, S.Pd. Menurut dia, rangkaian kegiatan Ramadan tidak hanya berorientasi pada ibadah ritual, tetapi juga pembentukan karakter.
“Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk memahami nilai-nilai keislaman secara utuh, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga akhlak dan kepedulian sosial. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ketua PR IPM MTs Muhammadiyah Purwokerto, Fibril Firjatullah, menambahkan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan Ramadan memberi pengalaman berharga dalam pengembangan diri.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, membiasakan berorganisasi secara tertib, serta belajar manajemen kepemimpinan dan manajemen dakwah. Selain itu, siswa juga dilatih berkomunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari lahan dakwah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, MTs Muhammadiyah Purwokerto berharap tali silaturahmi antara sekolah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memberi manfaat nyata bagi para penerima zakat. Semangat berbagi dan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan selama Ramadan pun diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Tarqum Aziz
Editor: Al-Afasy



