Berita

Hari Ketiga PKKMB UMPWR 2026: Maba Dibekali Ilmu Wirausaha hingga Aksi UKM

PWMJATENG.COM, PURWOREJO – Memasuki hari ketiga sekaligus penutupan, rangkaian PKKMB UMPWR 2026 dan Masa Taaruf (Masta) resmi berakhir pada Rabu (16/9/2026). Panitia menutup acara dengan membekali mahasiswa baru UMPWR materi wirausaha, pencegahan kekerasan, hingga unjuk aksi belasan UKM UMPWR.

Bekali Mahasiswa Baru Wawasan Wirausaha

Pada sesi materi hari ketiga pelaksanaan PKKMB UMPWR 2026, CEO PT Rumah Moqaf Indonesia, Riza Azyumarridha Azra, hadir membagikan kiat sukses berbisnis. Dia mengajak mahasiswa baru UMPWR membangun mentalitas wirausaha mahasiswa sejak bangku kuliah. Materi ini menjadi pijakan penting agar maba tidak sekadar berfokus pada capaian akademik semata.

Selain wawasan wirausaha, pakar psikologi Fairuzatul Hakimah Alamsyah juga membawakan materi pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Fairuzatul menekankan pentingnya menjaga lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan saling menghargai. Selanjutnya, Kepala Biro Kemahasiswaan UMPWR, Dr. Hermawan, memaparkan panduan kehidupan kampus dan fasilitas kemahasiswaan.

Keseruan Pameran UKM dan Pengukuhan Resmi

Suasana hari ketiga PKKMB UMPWR 2026 makin semarak lewat panggung ekspresi Unit Kegiatan Mahasiswa. Pengurus belasan UKM UMPWR menampilkan berbagai atraksi menarik untuk memikat minat mahasiswa baru. Tak hanya itu, panitia membuka UKM on Stage Stand agar maba bisa berinteraksi langsung serta mendaftar ke organisasi pilihan.

Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, bersama Wakil Rektor III, Dr. Budi Setiawan, mengukuhkan seluruh mahasiswa baru secara resmi. Prosesi pengukuhan ini menandai akhir dari agenda Masta UMPWR sekaligus awal perjalanan akademik maba. Melalui penutupan PKKMB UMPWR 2026 ini, kampus berharap seluruh mahasiswa siap beradaptasi dan mengukir prestasi.

Kontributor: Medkom UMPWR
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *