Tim FIK UMS Sosialisasi Latihan Keseimbangan guna Menekan Risiko Jatuh pada Lansia
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Tim Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar edukasi gerakan fisik guna menekan risiko jatuh pada lansia. Tim akademisi ini turun langsung mendampingi warga senior di Pos Lansia Cempaka Sehat, Joyotakan, Surakarta, Minggu (13/9/2026).
Kolaborasi lintas disiplin ilmu ini melibatkan program studi Kesehatan Masyarakat, Fisioterapi, dan Ilmu Gizi. Ketua Tim P2M FIK UMS, Prof. Dr. Yuli Kusumawati, M.Kes., menegaskan pentingnya aktivitas fisik terstruktur untuk mencegah cedera fisik.
“Latihan keseimbangan merupakan salah satu upaya sederhana yang dapat dilakukan secara teratur. Dengan pendampingan kader dan dukungan keluarga, warga senior diharapkan mampu menerapkan latihan ini untuk meminimalkan risiko jatuh pada lansia,” ujar Yuli, Selasa (15/9/2026).
Edukasi dan Praktik Gerakan Fisik
Sebanyak 6 kader kesehatan Aisyiyah dan 30 peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Para peserta mempelajari faktor pemicu cedera sekaligus mempraktikkan gerakan pencegahan secara aman.
Pemateri menyampaikan tips kesehatan lansia secara interaktif melalui peragaan langsung dan pendampingan intensif. Kader kesehatan setempat bertugas mengawasi gerakan peserta agar sesuai dengan kondisi fisik masing-masing.
Upaya mengantisipasi bahaya jatuh pada lansia membutuhkan kombinasi gerak tubuh, pengetahuan kesehatan, dan asupan gizi seimbang. Oleh karena itu, sinergi multidisiplin ini menjadi kunci utama kesuksesan program.
Sinergi Mewujudkan Desa Sehat
Program tahap ketiga ini memperkuat kerja sama FIK UMS dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah Joyotakan. Kolaborasi ini bertujuan mewujudkan Desa Sehat Mandiri Aisyiyah (DSMA) yang berkelanjutan.
Tim akademisi berharap kader kesehatan terus mendampingi warga senior secara konsisten di Pos Lansia Cempaka Sehat. Pendampingan rutin ini menjadi langkah paling efektif untuk mencegah risiko jatuh pada lansia di lingkungan masyarakat.
Melalui edukasi berkelanjutan, kualitas hidup dan kemandirian warga lanjut usia di Surakarta dapat terus meningkat secara optimal.
Kontributor: Maysali
Editor: Akmal



