PCM Moga Pemalang Sambangi Pesantren Lansia Masjid At Taqwa
PWMJATENG.COM, SEMARANG — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moga Pemalang sambangi Pesantren Lansia Masjid At Taqwa Ngaliyan, Wates, Semarang, pada Senin sore (12/10/2026). Rombongan menggelar kunjungan kerja dan studi tiru ini untuk mendalami secara langsung konsep pembinaan “Lansia Tangguh” yang dinilai inovatif.
Sejak awal, delegasi PCM Moga mengira pesantren tersebut beroperasi layaknya panti jompo konvensional. Mereka membayangkan para peserta hanya berfokus pada ibadah pasif di dalam ruangan. Namun, prasangka itu seketika sirna begitu rombongan menyaksikan langsung ritme kegiatan yang begitu dinamis.
Di tempat ini, pengurus merancang aktivitas lansia secara terstruktur dan produktif. Rangkaian program tersebut meliputi senam kebugaran jasmani, pengaturan menu gizi sehat sesuai kondisi medis, hingga stimulasi berpikir aktif. Seluruh kegiatan bertujuan menjaga kesehatan fisik sekaligus mental para lansia.
Menjaga Kemandirian Tanpa Memisahkan dari Keluarga
Direktur Pesantren Lansia Masjid At Taqwa Ngaliyan, Drs. H. Solikhul Hadi, memaparkan bahwa lembaganya menerjemahkan makna “ngaji” ke dalam aksi nyata sehari-hari. Ia menekankan bahwa kehadiran program ini sama sekali tidak bertujuan untuk mengambil alih peran keluarga. Sebaliknya, pembinaan ini membekali para lansia agar tetap mandiri dan bugar tanpa terpisah dari kehangatan rumah.
“Kami tidak akan mengambil hak perawatan dari keluarga mereka. Oleh sebab itu, lansia harus mandiri, tidak tergantung pada orang lain, serta harus sehat lahir batin dengan selalu bergerak dan berpikir,” tegas Solikhul Hadi di hadapan rombongan.
Melalui kunjungan ini, PCM Moga Pemalang berkomitmen membawa pulang ide-ide segar tersebut ke daerah asal mereka. Penggabungan antara kemandirian fisik, penguatan spiritual, dan kehangatan ikatan keluarga di Pesantren Lansia Semarang ini berpotensi menjadi rujukan nasional demi mewujudkan kehidupan lansia yang lebih bermartabat.
Kontributor: Adib Abyan Alb
Editor: Akmal



