Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Mengajar Desa di Karanganyar, Libatkan Mahasiswa Nasional

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Mahasiswa UMS dari Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang berlangsung pada 19–26 Juli 2026 ini menghadirkan kolaborasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Surakarta sukses mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar lewat aksi nyata tersebut.
Program yang dipusatkan di SD Negeri 01 dan SD Negeri 02 Segorogunung tersebut diinisiasi oleh Hian Risnandar, mahasiswa Geografi yang berperan sebagai Mentor Muda. Melalui Gerakan Mengajar Desa, para mahasiswa terjun langsung mendampingi proses belajar mengajar sekaligus memperkuat literasi dan numerasi siswa.
Sebanyak 15 Tutor Inspiratif dari berbagai universitas di Indonesia terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Mereka mendampingi guru di kelas, membantu penyampaian materi, hingga menciptakan suasana belajar yang interaktif sesuai karakteristik peserta didik.
Peran Aktif Tutor Inspiratif dan Apresiasi Sekolah
Hian Risnandar menjelaskan bahwa program Mahasiswa UMS ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun karakter anak.
“Melalui pendampingan langsung di sekolah, Tutor Inspiratif dapat memahami kondisi nyata pembelajaran dan memberikan kontribusi yang lebih relevan. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi penyemangat bagi siswa,” ujarnya pada Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, pengalaman mengajar di desa juga menjadi ruang belajar bagi para mahasiswa untuk mengasah kepedulian sosial serta kerja sama lintas kampus. Selama sepekan pelaksanaan, para tutor menjalankan berbagai aktivitas pembelajaran yang komunikatif dan partisipatif.
Pihak sekolah menyambut baik pengabdian masyarakat UMS di Desa Segorogunung Karanganyar ini karena memberikan tambahan pendampingan bagi siswa. Program ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan terhadap mutu pendidikan serta menjadi wadah pengembangan kepemimpinan bagi seluruh mahasiswa yang terlibat.
Kontributor: Fika
Editor: Ayma



