Mahasiswa Ners UNIMUS Raih Penghargaan di Kompetisi Nasional INSCO 2026
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Lima Mahasiswa Ners UNIMUS sukses mencetak prestasi membanggakan pada ajang The Indonesian Nursing Student Competition (INSCO) ke-5 Tahun 2026. Kompetisi keperawatan nasional besutan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) ini menjadi pembuktian kualitas mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang.
Para delegasi kampus ini membawa pulang trofi dari berbagai cabang kompetisi. Penilaian tim juri mencakup bidang inovasi, analisis strategis, poster edukasi publik, hingga nilai empati kepedulian profesi.
Daftar Pemenang Kompetisi Nasional INSCO 2026
Berdasarkan keputusan resmi PP AIPNI Nomor 023/KEP/AIPNI/2026, lima Mahasiswa Ners UNIMUS menembus jajaran juara nasional.
Cut Imanda Niya Taqwa Alifa memimpin capaian ini dengan meraih Juara 1 kategori The Most Visionary Innovation. Rekannya, Safna Fahmae Afinda, menyusul sebagai Juara Harapan 1 pada kategori yang sama.
Prestasi berlanjut lewat Siti Septiana Ananta Maisyaroh yang menyabet Juara Harapan 1 The Strategic Analyst Category. Sementara itu, Vifka Afdinda Lilian Sari meraih Juara Harapan 1 The Best Public Educator Poster, dan Puput Sandy Agustin mengamankan Juara 2 The Soul of Compassion.
Wakil Dekan 1 FIKKES UNIMUS, Dr. Muhammad Fachtul Mubin, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J., menyampaikan rasa syukur atas hasil manis tersebut. Ia menegaskan bahwa perawat masa depan wajib menguasai kompetensi klinis sekaligus mengasah cara berpikir kritis dan keberanian berkompetisi.
“Kami tentu sangat bersyukur dan bangga. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu membawa kompetensi pendidikan ke ruang kompetisi yang lebih luas. Menjadi perawat profesional bukan hanya tentang keterampilan klinis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, melahirkan inovasi, berkomunikasi, dan tetap memiliki nilai kepedulian terhadap sesama,” tegas Mubin.
Dorongan Budaya Berprestasi di Kampus
Kepala Program Studi Profesi Ners UNIMUS, Dr. Ns. Mariyam, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.An., menilai kemenangan ini memberikan suntikan energi positif bagi iklim akademik kampus.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Mahasiswa Ners UNIMUS kembali mampu menunjukkan prestasinya. Kemenangan ini merupakan proses belajar dan keberanian menguji kemampuan bersama mahasiswa keperawatan dari berbagai perguruan tinggi,” ujar Mariyam.
Mariyam memastikan pihak pengelola program studi akan memperluas ruang pendampingan. Langkah ini bertujuan agar budaya berprestasi terus tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan akademik.
Rasa bangga juga terpancar dari peraih Juara 1 The Most Visionary Innovation, Cut Imanda Niya Taqwa Alifa. Ia menyebut bimbingan dosen menjadi kunci penting dalam mematangkan gagasan inovatifnya selama lomba.
“Dukungan dari program studi dan para dosen sangat berarti bagi kami. Dukungan tersebut membuat kami semakin percaya diri untuk mengembangkan ide dan berani berkompetisi. Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi teman-teman mahasiswa lainnya untuk tidak takut mencoba dan terus berkarya,” tuturnya.
Keberhasilan lima Mahasiswa Ners UNIMUS pada INSCO 2026 menegaskan bahwa kualitas pendidikan keperawatan mampu berjalan selaras dengan inovasi dan kepedulian sosial.
Kontributor: Prima Trisna Aji
Editor: Akmal



