Cegah Trauma, Puskesmas Keling 1 Latih Siswa SMK Muhammadiyah 01 Keling Jadi First Aider Kesehatan Mental Remaja
PWMJATENG.COM, JEPARA — Puskesmas Keling 1 menggelar edukasi Pertolongan Pertama Pada Luka Psikososial guna mencegah trauma dan menjaga kesehatan mental remaja di SMK Muhammadiyah 01 Keling, Jepara, Senin (5/10/2026). Langkah ini bertujuan membentuk kepekaan pelajar agar mampu menjadi First Aider bagi teman sebaya yang mengalami krisis emosional.
Deteksi Dini Stres dan Kecemasan
Kegiatan penyuluhan yang berlangsung di Aula SMK Muhammadiyah 01 Keling ini menghadirkan dr. Diyan Nur Fadhilah bersama tim kesehatan Puskesmas Keling 1, yaitu Ahmad Arif Setiawan, S.Kep., Ns. dan Leli Ennawati, S.Ak. Sebanyak 50 siswa dari kelas X MPLB 1, X MPLB 2, serta X APHP menyimak materi dengan penuh antusias dari awal hingga akhir acara.
Dua guru Bimbingan dan Konseling (BK), Kusnitah dan Rita Setiyosari, turut mendampingi para pelajar selama sesi berlangsung. Dalam pemaparannya, dr. Diyan Nur Fadhilah menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda stres sejak dini. Langkah preventif ini sangat krusial agar tekanan emosional tidak berkembang menjadi masalah kesehatan mental remaja yang lebih berat.
Latihan Praktis Jadi First Aider
Selain memberikan materi teori, tim medis melatih para pelajar menjadi pertolongan pertama kesehatan mental di lingkungan sekolah. Tim Puskesmas Keling 1 memberikan simulasi langkah praktis untuk meredakan kepanikan serta metode mendengarkan curahan hati tanpa penghakiman.
Selanjutnya, dr. Diyan menjelaskan bahwa peran pendampingan guru BK tetap menjadi pilar utama dalam pemantauan kondisi psikologis siswa. Sinergi antara pelajar dan pihak sekolah memastikan penanganan profesional dapat berjalan cepat jika ada siswa yang membutuhkan rujukan medis.
Bangun Lingkungan Sekolah Inklusif
Melalui program P3LP ini, Puskesmas Keling 1 berharap seluruh warga sekolah makin peka dan tanggap terhadap isu kesehatan mental remaja. Langkah edukasi berkelanjutan ini menjadi modal penting untuk menciptakan iklim belajar yang aman dan inklusif.
Para siswa kini memegang tiga pedoman utama sebagai First Aider bagi teman sebaya, yaitu dengarkan, temani, dan arahkan. Dengan bekal tersebut, pelajar SMK Muhammadiyah 01 Keling dapat saling mendukung dan menebarkan kebermanfaatan di lingkungan sekolah.
Kontributor: Kusnitah
Editor: Akmal



