Berita

Kemenko PMK RI dan PP Muhammadiyah Menggelar Internalisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Keadaban Digital

PWMJATENG.COMTegal – Pada Kamis, 26 Oktober 2023, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk menyelenggarakan kegiatan Internalisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Keadaban Digital. Kegiatan ini dilaksanakan di Stikes Muhammadiyah Tegal, Jalan Raya Kalibakung-Guci, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama lima tahun. Pada tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Internalisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Keadaban Digital melalui penguatan toleransi di lingkungan Muhammadiyah.”

Hadir dalam kegiatan ini beberapa tokoh penting, termasuk Menko PMK RI Muhadjir Effendy, yang diwakili oleh Ketua Koordinator Tim Kerja Revolusi Mental, Muhammad Sofyan. Turut hadir juga Sekretaris Umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, Bupati Tegal Umi Azizah yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Tegal Amir Makhmud, serta beberapa tamu undangan lainnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai level struktur organisasi Muhammadiyah, termasuk PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Tegal, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, dan banyak lainnya.

Ketua Koordinator Tim Kerja Revolusi Mental, Muhammad Sofyan, menjelaskan bahwa kegiatan Internalisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Keadaban Digital tahun ini melibatkan empat provinsi, yaitu Provinsi Banten, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Salah satu rangkaian kegiatan adalah pelatihan keadaban digital selama dua hari yang dimulai pada Kamis, 26 Oktober 2023, dan berlangsung di daerah Guci. Tujuan dari pelatihan ini adalah mempersiapkan guru dalam menghadapi tahun politik agar mereka dapat menyebarkan informasi yang benar dan mencegah penyebaran berita palsu.

Baca juga, Twibbon Milad 111 Tahun Muhammadiyah

Selain pelatihan, kegiatan juga mencakup menanam pohon secara simbolis, pemberian makanan sehat kepada siswa-siswi TK, pelatihan koperasi untuk melatih kemandirian, kebersihan lingkungan yang dilaksanakan di pondok pesantren putra dan putri, serta lomba TikTok. Lomba TikTok adalah bagian dari upaya untuk mengikuti tren di kalangan anak-anak, dan pemenang tingkat nasional dari kegiatan serupa di Kabupaten Tegal juga diberikan penghargaan.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa kerja sama antara Kemenko PMK dan PP Muhammadiyah dalam menggelar program revolusi mental dan penanaman pohon ini telah berlangsung selama empat tahun. Program ini bukan hanya bersifat seremonial, tapi juga akan menjadi bagian dari gerakan yang dijalankan oleh Muhammadiyah, Aisyiyah, dan lembaga-lembaga Muhammadiyah lainnya. Muhammadiyah bertekad untuk menanam 10 juta pohon dalam lima tahun, dan upaya ini melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Tegal sangat mendukung kegiatan Kemenko PMK bersama Muhammadiyah yang berfokus pada revolusi mental. Dalam rangka mencapai visi jangka panjang 2025-2045 untuk menjadikan Indonesia Maju, pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda sangat penting. Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan Indonesia, terutama di Kabupaten Tegal.

Kerja sama antara Kemenko PMK RI dan PP Muhammadiyah dalam menggelar kegiatan Internalisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Keadaban Digital adalah sebuah langkah positif dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Semangat revolusi mental ini diharapkan akan terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi Indonesia ke depannya.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE