Perkuat Ekosistem Hijau, UMS Raih Predikat Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Universitas Muhammadiyah Surakarta terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di area perguruan tinggi. Oleh karena itu, langkah konsisten tersebut mengantarkan UMS meraih penghargaan Top 3 sebagai Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan dalam penganugerahan UI GreenMetric 2026.
Sementara itu, pengumuman ajang UI GreenMetric 2026 tersebut berlangsung di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Selasa (15/9/2026). Selain meraih predikat Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan, posisi UMS secara nasional bahkan melesat tajam dari peringkat 74 pada 2025 menjadi posisi 48 pada 2026.
Tentunya, pencapaian bergengsi ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam menghadirkan tata kelola ramah lingkungan. Dengan demikian, pihak rektorat menilai hasil ini sebagai pendorong semangat bagi seluruh civitas academica.
Lebih lanjut, Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., menyambut positif raihan predikat Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan tersebut. Bahkan, ia menegaskan bahwa kampus akan terus mengintegrasikan prinsip hijau ke dalam seluruh kegiatan operasional.
“Capaian ini menjadi momentum bagi kami untuk terus memperkuat ekosistem kampus berkelanjutan,” ujar Supriyono dalam keterangan resminya, Rabu (16/9/2026).
Sinergi Ekosistem Hijau Perguruan Tinggi
Sebab, Supriyono menjelaskan bahwa predikat Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan bukan sekadar pencapaian dalam pemeringkatan angka. Namun, pihak universitas ingin memastikan nilai-nilai kelestarian lingkungan makin menyatu dalam pendidikan, riset, hingga kehidupan sehari-hari seluruh elemen kampus.
Pada saat yang sama, sebanyak 217 perguruan tinggi dari 27 provinsi bersaing ketat dalam ajang tersebut. Akibatnya, angka peserta yang terus bertambah ini mencerminkan meluasnya kesadaran perguruan tinggi di Indonesia terhadap isu lingkungan global.
Oleh sebab itu, keberhasilan mempertahankan predikat Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan makin memperkokoh peran UMS dalam gerakan hijau nasional. Selanjutnya, Supriyono mengajak seluruh pihak untuk terus memperluas kolaborasi.
“Ke depan, semangat ini kami harapkan terus berkembang melalui kolaborasi bersama pemerintah, mitra, dan masyarakat,” tuturnya.
Aksi Nyata Pengelolaan Lingkungan Kampus
Di sisi lain, keberhasilan UMS mempertahankan gelar Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan senada dengan arahan Chairman UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., MIA. Dalam hal ini, Vishnu menekankan pentingnya teladan nyata dari pengelola perguruan tinggi.
Sebab, ia menyebutkan bahwa pembelajaran lingkungan tidak boleh berhenti pada ruang perkuliahan semata. Sehingga, kampus perlu mempraktikkan langsung prinsip keberlanjutan melalui pengelolaan sampah, energi, dan fasilitas ramah lingkungan.
“Kampus perlu memberikan contoh nyata melalui implementasi prinsip keberlanjutan dalam kehidupan dan tata kelola perguruan tinggi,” imbau Vishnu.
Akhirnya, dalam rombongan delegasi, Prof. Supriyono hadir mendampingi Ayu Khoirotul Umaroh dari Bidang Reputasi Global serta Rama Rizana selaku Koordinator SDGs Center UMS. Dengan langkah ini, kehadiran para pimpinan makin mempertegas posisi UMS sebagai Kampus Islam Swasta Paling Berkelanjutan yang siap memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kontributor: Adi
Editor: Akmal



