Jejaring Kerja Sama Global: UMP Pecah Dua Tim Demi Amankan Kolaborasi Kampus Kelas Dunia
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto sukses mengambil peran strategis dalam ajang The 5th Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Oleh karena itu, pihak rektorat langsung tancap gas memperluas jejaring kerja sama global demi melesatkan reputasi kampus di panggung internasional. Langkah berani ini menjadi bagian dari komitmen besar Muhammadiyah untuk merajut koneksi pendidikan lintas benua.
Sementara itu, UMP bergabung dalam rombongan delegasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) besutan ASKUI PTMA. Forum internasional besutan Times Higher Education (THE) tersebut menggalang kehadiran sekitar 5.000 peserta dari kalangan akademisi, industri, hingga birokrat dunia. Selain itu, agenda akbar yang berlangsung pada 22–25 Juni 2026 ini menjadi panggung utama untuk pamer program unggulan.
Di sisi lain, Kepala Biro Kerja Sama dan Urusan Internasional UMP, Condro Nur Alim, Ph.D., membongkar strategi taktis timnya selama kongres berlangsung. Selanjutnya, ia sengaja membagi delegasi UMP ke dalam dua kelompok kerja khusus, yakni tim promosi dan tim pengembang kemitraan. Pembagian divisi ini terbukti ampuh membuat pergerakan delegasi berjalan jauh lebih optimal dan organisasi bergerak agresif.
Gencarkan Beasiswa Internasionalisasi Kampus UMP
Kemudian, tim promosi bergerak cepat memperkenalkan berbagai skema beasiswa bagi mahasiswa asing seperti KNB Scholarship dan Darmasiswa. Dengan demikian, publik global bisa melihat langsung komitmen nyata internasionalisasi kampus UMP sebagai destinasi studi yang kompetitif. Selaras dengan hal itu, tim kedua fokus menggalang komunikasi intensif untuk menjajaki kolaborasi riset bersama kampus luar negeri.
Oleh sebab itu, pembagian tugas yang rapi ini mempermudah UMP dalam melahap berbagai agenda penting seperti business matching dan sesi networking. Hasilnya, perwakilan universitas bisa menggelar sesi konsultasi privat bersama jajaran petinggi Times Higher Education terkait peta jalan pemeringkatan dunia. Meskipun demikian, peningkatan reputasi global ini tetap menuntut tindak lanjut dokumen kerja sama yang nyata.
Kejar Target Pembangunan Berkelanjutan SDGs
Sebab, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menegaskan bahwa keikutsertaan ini wajib berdampak konkret pada kualitas tata kelola internal kampus. Pada akhir cerita, ruang kolaborasi yang luas ini akan mempercepat hilirisasi riset, inovasi, hingga program pengabdian masyarakat. Bahkan, partisipasi aktif tersebut menjadi bukti sahih dukungan penuh UMP terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs).
“Kami ingin membuka lebih banyak peluang emas dalam bidang pendidikan dan penelitian berskala global,” tandas Prof. Jebul pada Senin (29/6/2026).
Sebagai bukti nyata dari keberhasilan diplomasi ini, UMP sukses membawa pulang sejumlah draf kesepakatan baru dengan mitra potensial. Penguatan eksposur luar negeri terbukti menjadi modal utama kampus untuk terus melangkah maju menjadi universitas yang unggul dan berkemajuan. Bagaimanapun juga, perluasan jejaring kerja sama global ini akan otomatis meningkatkan daya saing alumni di pasar kerja internasional.
Kontributor: Chy
Editor: Ayma



