Berita

Ciptakan Infrastruktur Berkelanjutan, Teknik Sipil UMP Gelar Civil Carnival 10.0

PWMJATENG.COM,  PURWOKERTO  — Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Civil Carnival 10.0 pada Selasa (12/5). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong terciptanya infrastruktur berkelanjutan melalui modernisasi konstruksi yang ramah lingkungan.

Seminar bertema “Modernisasi Infrastruktur Ramah Lingkungan dan Green Building Berbasis SDGs 9” ini menarik perhatian ratusan peserta. Delegasi dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan di Indonesia turut memadati ruang diskusi akademik tersebut.

Pengembangan Kompetensi Mahasiswa di Dunia Konstruksi

Ketua Program Studi Teknik Sipil UMP, Assoc. Prof. Dr. Juanita, S.T., M.T., ACPE., menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar ruang diskusi. Civil Carnival 10.0 berfungsi sebagai sarana pengembangan kompetensi mahasiswa dalam aspek perancangan dan manajerial konstruksi.

“Kegiatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah inovasi material serta logika struktur,” ungkap Juanita di Purwokerto, Rabu (13/5). Selain seminar, pihak panitia juga menggelar berbagai kompetisi seperti lomba beton, AutoCAD, hingga tender.

Oleh karena itu, simulasi nyata dunia industri jasa konstruksi ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Pengalaman praktis tersebut membekali mereka agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja setelah lulus nanti.

Pentingnya Ketangguhan Infrastruktur Terhadap Bencana

Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap aktivitas akademik yang inovatif ini. Beliau menekankan bahwa mahasiswa teknik sipil harus adaptif terhadap teknologi konstruksi modern demi menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Guru Besar ITB Prof. Ir. Muhamad Abduh, M.T., Ph.D., menyoroti aspek ketangguhan bangunan di Indonesia. Beliau menegaskan bahwa infrastruktur berkelanjutan harus mampu bertahan menghadapi risiko bencana alam.

“Infrastruktur di Indonesia harus resilien karena kita hidup di wilayah rawan gempa dan banjir,” jelas Prof. Abduh. Maka dari itu, konsep green building harus tetap memprioritaskan keselamatan jangka panjang bagi masyarakat.

Selanjutnya, pihak universitas berharap Civil Carnival 10.0 dapat melahirkan gagasan segar bagi pembangunan nasional. Sinergi antara modernisasi teknologi dan kelestarian alam menjadi kunci utama dalam mencapai target pembangunan global.

Kontributor: Amr
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777