Berita

Cetak Calon Dokter Militan, IMM Kedokteran UMP Sukses Gelar Darul Arqam Dasar

PWMJATENG.COMBANYUMAS – Pimpinan Komisariat IMM Kedokteran UMP sukses mencetak sejarah baru dalam melahirkan calon dokter yang berjiwa sosial tinggi. Oleh karena itu, mereka menggelar perkaderan utama melalui kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) pada Kamis, 2 Juli 2026.

Acara yang bertempat di Gedung Baedhowi ini mengusung tema besar “Dari Kesadaran Menuju Pergerakan: Revitalisasi Perkaderan IMM Kedokteran”. Melalui tema tersebut, agenda ini menjadi pintu gerbang utama bagi para mahasiswa kedokteran untuk bergabung menjadi kader IMM yang progresif.

Sementara itu, Darul Arqam Dasar sendiri merupakan jenjang dasar dalam perkaderan IMM. Dalam prosesnya, organisasi mendesain wadah ini untuk membangun fondasi ideologis, keislaman, dan keorganisasian yang kokoh bagi setiap peserta di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Mencetak Karakter Calon Dokter yang Humanis

Di sisi lain, Ketua Umum PC IMM Banyumas, M. Fahreza Ramadhani, memberikan apresiasi mendalam terhadap jalannya proses perkaderan ini. Bahkan, dia menilai kegiatan tersebut berhasil menjadi ruang nyata untuk menempa mentalitas dan kepemimpinan mahasiswa.

“IMM Kedokteran UMP memiliki warna dan keistimewaan tersendiri dibanding komisariat lain,” ujar Fahreza saat memberikan sambutan hangat.

Selain itu, dia juga mengagumi semangat belajar para peserta yang begitu tinggi selama proses acara berlangsung. Namun, menurutnya, lulus dari forum ini barulah langkah awal dari perjuangan panjang yang sesungguhnya di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, Fahreza berpesan agar seluruh alumni kegiatan ini tetap konsisten dalam berpikir kritis. Selanjutnya, dia berharap mereka mampu menjaga marwah organisasi dengan terus mengasah empati kemanusiaan mereka.

Pengalaman Berharga di UMP

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PK IMM Kedokteran UMP, Naila Fauzia Alfurosia, turut membagikan pengalamannya yang sangat berkesan. Sebab, dia mengaku mendapat banyak perspektif baru mengenai tanggung jawab sosial sebagai seorang calon tenaga medis.

“Kami belajar banyak tentang arti menjadi kader IMM yang memiliki integritas dan semangat mengabdi,” ungkap Naila dengan penuh rasa syukur.

Seketika itu juga, dia menambahkan bahwa materi yang peserta dapatkan telah membuka cakrawala berpikir baru. Dengan demikian, organisasi mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini terbukti bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah bertumbuh yang konkret.

Pada akhirnya, Naila menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran instruktur dan panitia pelaksana. Di samping itu, dia berharap perkaderan IMM di masa depan dapat terus dikemas secara interaktif dan menarik bagi mahasiswa baru.

Kontributor: Ilyas Fachriansyah
Editor: Alafasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/