Berita

Siapkan ICP SMP Muhammadiyah 7 Colomadu, Guru Geber Kurikulum Coding 10 Jam

PWMJATENG.COMKARANGANYAR – Guru SMP Muhammadiyah Tujuh Colomadu menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Sabtu (29/8/2026). Langkah ini menjadi pijakan awal sekolah untuk menyiapkan International Class Program (ICP) SMP Muhammadiyah 7 Colomadu. Para pendidik fokus menyusun strategi pembelajaran futuristik demi mencetak SDM unggul.

Pihak sekolah merancang program ini agar siswa menguasai coding hingga 10 jam setiap minggu. Selain itu, program ICP SMP Muhammadiyah 7 Colomadu tetap menguatkan fondasi agama lewat kegiatan mengaji selama 6 jam. Integrasi materi ini berjalan berdampingan dengan penguatan kelas bilingual serta peningkatan literasi dan numerasi.

Inovasi Pembelajaran Futuristik di SMP MUTU Colomadu

Sekolah mengusung konsep belajar yang serius namun tetap menyenangkan. Model pembelajaran ini membuat siswa betah belajar dan siap bersaing secara global. Di sisi lain, siswa tetap memegang teguh identitas keislaman sebagai benteng karakter.

Kepala SMP Muhammadiyah 7 Colomadu, Arum Dyah Ripdianti, memfasilitasi langsung agenda pengembangan SDM ini. Arum menegaskan bahwa kualitas layanan pendidikan sangat bergantung pada kapasitas para gurunya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru menjadi prioritas utama sekolah.

“Selaku Kepala SMP Muhammadiyah 7 Colomadu, saya memfasilitasi kegiatan FGD ini sebagai bentuk nyata pengembangan kompetensi guru. Hal penting dalam menyiapkan sekolah yang berkualitas dalam layanan pembelajaran diantaranya adalah SDM guru yang cerdas dan berkarakter,” ujar Arum di sela kegiatan.

Menuju Sekolah Unggulan Karanganyar Berstandar Global

Arum menambahkan, guru yang mau terus belajar akan menciptakan suasana kelas yang inspiratif. Dampaknya, para siswa akan ikut berkembang, baik secara akademis maupun karakter. Kesiapan para pendidik ini menjadi modal utama menyongsong kelas internasional tersebut.

Melalui kegiatan ini, SMP MUTU Colomadu membuktikan kesiapannya bertransformasi menjadi lembaga pendidikan modern. Penguatan kompetensi guru menjadi pondasi utama untuk melahirkan generasi yang adaptif terhadap era digital. Komitmen ini menegaskan bahwa sekolah berprestasi selalu lahir dari dedikasi para guru yang tak pernah berhenti belajar.

Kontributor: Arum Dyah Ripdianti
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *