Berita

Gelar Program Desa Cerdas, BEM FHIP UMS Dorong Kesadaran Hukum dan Demokrasi Warga

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Tim BEM FHIP UMS resmi meluncurkan program Penelitian dan Pengabdian Ormawa (PPO) bertajuk Desa Cerdas di Desa Alas Tuwo, Kebakkramat, Karanganyar. Inisiatif strategis ini bertujuan menguatkan kesadaran hukum warga Karanganyar serta membangun tatanan desa yang berkarakter dan demokratis.

Rangkaian Program Desa Cerdas ini berlangsung intensif sejak Juli hingga September 2026. Berbagai agenda prioritas dijalankan, mulai dari edukasi hukum keluarga, perlindungan perempuan dan anak, hingga sosialisasi cegah politik uang.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Indy Safina Anggraini, menjelaskan bahwa BEM FHIP UMS merancang seluruh program berdasarkan hasil analisis kebutuhan masyarakat setempat.

“Tim mahasiswa BEM FHIP UMS mengawali kegiatan dengan pemetaan isu sosial pada Juli 2026. Kami mencatat sejumlah fokus utama, seperti kenakalan remaja, hak waris, serta ancaman politik uang menjelang Pilkades,” ujar Indy pada Senin (19/10/2026).

Edukasi Karakter Remaja dan Hukum Keluarga

Selanjutnya, tim BEM FHIP UMS merumuskan langkah edukatif yang interaktif untuk merangkul generasi muda. Di bawah bimbingan Dr. Rizka, S.Ag., M.H., para mahasiswa langsung menggelar program sukarelawan mengajar pada 26–27 Agustus 2026.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pergaulan sehat, pembentukan karakter, dan pencegahan perundungan bagi siswa SMP. Pendekatan belajar sambil bermain ini membantu pelajar memahami pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang positif.

Selain menyasar pelajar, delegasi BEM FHIP UMS juga mengedukasi masyarakat mengenai isu hukum keluarga. Para mahasiswa memberikan penjelasan komprehensif terkait hak perempuan dan anak serta tata cara pembagian hak waris guna mencegah potensi konflik sosial.

Sosialisasi Cegah Politik Uang Jelang Pilkades

Memasuki bulan September, agenda berlanjut pada penguatan pendidikan demokrasi warga menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Langkah ini menjadi momen krusial untuk menjaga integritas kepemimpinan di tingkat lokal.

Dalam kesempatan ini, tim BEM FHIP UMS menggelar sosialisasi cegah politik uang secara langsung kepada warga. Mahasiswa mendorong masyarakat agar memilih calon pemimpin berdasarkan kapasitas dan integritas, bukan karena imbalan materi.

Rangkaian pengabdian ini ditutup dengan sesi refleksi bersama pemerintah desa pada akhir September. Melalui pelaksanaan Program Desa Cerdas tersebut, BEM FHIP UMS berharap kesadaran hukum warga Karanganyar terus meningkat secara berkelanjutan.

“Melalui kontribusi nyata ini, BEM FHIP UMS berkomitmen mendampingi masyarakat agar semakin paham hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi,” pungkas Indy.

Kontributor: ​Fika
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor