FKG UMS Pendampingan UKS Sehat, Dorong TK Aisyiyah Surakarta Tembus Standar Dinas
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar program FKG UMS pendampingan UKS Sehat di Kota Surakarta. Tim dosen ini mendampingi KB/TK Aisyiyah Karangasem serta TK Aisyiyah Tunggulsari. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi standar penilaian sekolah sehat dari Dinas Pendidikan.
Ketua tim P2M, Dr. drg. Ana Riolina, MPH, menegaskan latar belakang program ini. Sekolah dampingan harus memenuhi empat komponen utama dengan puluhan indikator. Sebelum program berjalan, sekolah baru mengantongi sekitar 30 persen indikator kesiapan.
“Kegiatan P2M ini melonjakkan kesiapan sekolah dalam menyiapkan UKS Sehat hingga 90 persen,” ujar Ana pada Selasa (1/9/2026). Ia menambahkan bahwa sisa indikator hanya menyangkut dokumen kerja sama formal. Pihak sekolah dapat menyelesaikan dokumen tersebut secara mandiri.
Dampak Nyata Pembentukan Kebiasaan Hidup Sehat
Program FKG UMS pendampingan UKS Sehat memberikan dampak positif secara langsung di kelas. Guru KB/TK Aisyiyah Karangasem, Dina Silvia Sari, menceritakan perubahan perilaku murid seusai bimbingan pada 11-13 Agustus 2026.
“Anak-anak tidak lagi asal mencuci tangan dengan air saja. Mereka kini selalu memakai sabun. Selain itu, mereka rutin menggosok gigi setelah makan,” tutur Dina.
Kepala Sekolah TK Aisyiyah Tunggulsari, Dwiyatun, S.Pd., menyampaikan hal senada. Ia mengapresiasi pendampingan yang berlangsung pada 18-20 Agustus 2026 tersebut. Tim FKG UMS memberikan ilmu berharga sekaligus menyerahkan berbagai fasilitas penunjang kegiatan sekolah sehat.
Penerapan PHBS untuk Keberlanjutan Sekolah Sehat
Anggota tim P2M, drg. Reisca Tiara Hardiyani, MDSc, memaparkan fokus penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). Tim mengajarkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk 3M, pengelolaan toilet bersih, dan penetapan kawasan bebas asap rokok. Mereka juga melakukan pemantauan fisik siswa serta penyediaan jajanan sehat di kantin.
“Kita harus mengenalkan perilaku hidup bersih sejak dini. Hal ini akan membentuk kesadaran individu untuk menciptakan lingkungan sekolah sehat,” jelas Reisca.
Keberhasilan program FKG UMS pendampingan UKS Sehat di dua sekolah ini diharapkan meluas ke sekolah lain. Langkah UMS Surakarta tersebut mendorong terciptanya lingkungan pendidikan anak usia dini yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.
Kontributor: Sarah/Maysali
Editor: Akmal



