Edukasi Pemadam Kebakaran di TK Abas Two: Kenalkan Bahaya Api Sejak Dini
PWMJATENG.COM, BANYUMAS— Halaman TK Abas Two, Kemranjen, Banyumas, berubah menjadi ruang belajar yang sangat hidup pada Senin, 4 Mei 2026. Seluruh siswa mengikuti kegiatan edukasi pemadam kebakaran yang seru sebagai puncak tema “Air, Api, dan Udara”. Suasana ceria menyelimuti anak-anak, wali murid, hingga calon siswa baru yang hadir di lokasi.
Ayun Indah Andini selaku penanggung jawab memastikan seluruh peserta mengikuti rangkaian acara secara tertib. Kegembiraan memuncak saat sirine mobil damkar menggema di halaman sekolah. Sontak, anak-anak berjingkrakan karena tidak sabar ingin belajar langsung dari para petugas profesional.
Pesan Karakter dan Kedisiplinan Siswa
Sebelum praktik bermulai, Kepala Sekolah TK Abas Two, Armiyati, memberikan pesan penuh makna. Ia mengingatkan anak-anak agar selalu menjaga lisan dan tidak berkata kasar saat bermain. Selain itu, Armiyati meminta siswa menjaga tangan dan kaki agar tetap tertib serta mengutamakan persahabatan.
Selanjutnya, Koordinator Damkar, Bapak Sukadi, membuka sesi dengan pesan ketegasan tentang kepatuhan dalam belajar. Ia memperkenalkan Mas Idris, petugas ramah yang memandu yel-yel khas damkar. Gaya komunikatif petugas berhasil membangun suasana yang sangat hidup dan memancing semangat anak-anak.
Simulasi Cara Memadamkan Api Secara Aman
Puncak acara edukasi pemadam kebakaran ini masuk pada sesi demonstrasi pemadaman si jago merah. Kobaran api yang menyala sempat membuat suasana menegangkan namun memicu rasa penasaran siswa. Akhirnya, para ibu mendapatkan kesempatan pertama untuk mencoba praktik ini dengan pengawasan ketat petugas.
Melalui praktik menggunakan karung basah, wali murid mendapatkan ilmu berharga mengenai cara memadamkan api di rumah. Petugas memberikan pemahaman mendalam tentang penanganan kebakaran sederhana secara tenang. Edukasi Damkar anak ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah dan keluarga.
Baca Juga: TK Abas Two Berbagi Infak Ramadan untuk Santri PPMTQ Al Ijtihad Sirau
Hujan Buatan sebagai Penutup Kebahagiaan
Sebagai penutup, petugas damkar menyemprotkan air ke udara untuk menciptakan hujan buatan. Tawa dan sorak sorai pecah saat anak-anak berlarian di bawah guyuran air yang segar. Langkah-langkah kecil mereka menjadi saksi bahwa belajar bisa terasa sangat menyenangkan.
Meskipun baju mereka basah kuyup, wajah anak-anak memancarkan kebahagiaan yang luar biasa. Kenangan belajar ini tidak hanya membekas di ingatan, tetapi juga memberikan pengetahuan keselamatan yang krusial sejak dini. Kegiatan TK seru ini resmi berakhir dengan penuh tawa dan ilmu baru.
Kontributor: Armiyati
Editor: Al-Afasy



